Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Kemenhub Apresiasi Subsidi Tarif Trans Batam Rp2.000 untuk Pelajar

Antara • Selasa, 26 Mei 2026 | 14:14 WIB
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirhubda Kemenhub) RI Aan Suhanan (kedua dari kanan) saat memotong pita peresmian bus Trans Batam di Batam, Kepri, Selasa (26/5/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Dirhubda Kemenhub) RI Aan Suhanan (kedua dari kanan) saat memotong pita peresmian bus Trans Batam di Batam, Kepri, Selasa (26/5/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

batampos - Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Aan Suhanan, mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang memberikan subsidi tarif transportasi publik bagi pelajar melalui layanan Trans Batam.

Menurut Aan, penetapan tarif khusus pelajar sebesar Rp2.000 merupakan langkah strategis dalam mendukung pemerataan akses pendidikan melalui kemudahan mobilitas masyarakat.

“Batam memberikan subsidi terhadap tarif bus. Ini sangat luar biasa ada subsidi untuk pelajar, jadi tarif Trans Batam hanya Rp2.000 untuk pelajar,” ujarnya di Batam, Selasa.

Ia menegaskan bahwa transportasi publik memiliki peran penting dalam membuka akses pendidikan, terutama bagi pelajar yang tinggal jauh dari lokasi sekolah.

Baca Juga: Sampah Menumpuk di Sagulung, DLH Janji Angkut dari TPS dalam 1x24 Jam

“Transportasi membuka akses pendidikan. Banyak wilayah lain anak-anak tidak sekolah karena tidak ada konektivitas transportasi, atau kalaupun ada, biayanya mahal,” katanya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Batam, Suhar, menyampaikan bahwa jumlah penumpang harian Trans Batam saat ini mencapai sekitar 6.000 orang.

Komposisinya terdiri dari sekitar 70 persen penumpang umum dan 30 persen pelajar.

Ia menjelaskan bahwa Trans Batam saat ini melayani sembilan koridor di wilayah mainland Kota Batam dengan tarif tetap Rp5.000 untuk umum dan Rp2.000 bagi pelajar.

Selain layanan reguler, Pemerintah Kota Batam juga menyediakan bus sekolah gratis bagi pelajar di wilayah hinterland atau kawasan pesisir dan pulau-pulau sekitar.

Kepala UPT Trans Batam, Bambang Sucipto, mengatakan layanan bus sekolah gratis saat ini dioperasikan menggunakan 12 unit armada.

“Rutenya dari Kantor Dinas Perhubungan menuju Jembatan Barelang sampai Titik Nol Jembatan 6. Kami melayani antar jemput pelajar di sekolah-sekolah serta perkampungan wilayah Barelang,” ujarnya.

Baca juga: Gelombang Panas Terparah di Eropa dalam Bulan Mei, Suhu Capai Rekor Baru

Ia menambahkan, setiap unit bus dapat mengangkut sekitar 60 hingga 80 pelajar per hari dengan sistem penjemputan bergiliran karena keterbatasan armada.

“Karena kapasitas armada masih terbatas, sistemnya bergantian antar jemput,” katanya.

Pemerintah Kota Batam juga tengah mengusulkan penambahan armada bus sekolah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 untuk meningkatkan jangkauan layanan transportasi pelajar di wilayah tersebut. (*)

Editor : Putut Ariyo
#transportasi publik #pendidikan #batam #trans batam #kemenhub