batampos - Puluhan pengendara sepeda motor nekat melawan arus di Jalan Brigjen Katamso, tepatnya di kawasan lampu merah Simpang Sagulung, Kota Batam, pada Jumat (29/5) sekitar pukul 17.00 WIB.
Aksi berbahaya tersebut disebut sudah menjadi pemandangan hampir setiap hari, terutama pada jam sibuk saat pulang kerja. Kondisi ini dinilai membahayakan pengendara lain yang melintas di kawasan tersebut.
Salah seorang warga sekaligus pengendara, Silaban, mengatakan pelanggaran lalu lintas itu kerap terjadi setiap sore di lokasi tersebut.
Menurutnya, mayoritas pelanggar merupakan pekerja dari perusahaan sekitar yang melintas dari arah Sagulung menuju kawasan Simpang Basecamp Batuaji.
“Mereka lawan arah karena mau cepat sampai. Setiap hari seperti itu,” ujar Silaban kepada Batam Pos.
Baca Juga: Drama Putus Cinta di Batuaji: Ngaku Dibegal, Ternyata Sayat Sendiri
Ia menilai minimnya pengawasan di lokasi membuat para pengendara semakin berani melanggar aturan lalu lintas tanpa rasa takut.
“Tidak ada polisi yang mengatur lalu lintas di lampu merah itu. Setiap hari mereka melanggar,” tambahnya.
Akibat aksi nekat tersebut, sejumlah pengendara lain terpaksa memperlambat laju kendaraan bahkan menghindar untuk mengantisipasi potensi kecelakaan.
Silaban mengaku beberapa kali melihat kondisi hampir terjadi tabrakan akibat motor yang datang dari arah berlawanan secara tiba-tiba.
Warga berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan pengawasan dan penertiban di kawasan Simpang Katamso, terutama pada jam-jam sibuk pagi dan sore hari.
“Banyak yang hampir tabrakan akibat ulah pengendara lawan arus,” ujarnya.
Editor : Putut Ariyo