Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Long Weekend Dongkrak Kunjungan Wisman Malaysia dan Singapura ke Batam

Antara • Minggu, 31 Mei 2026 | 14:43 WIB
ILustrasi: Suasana di Pelabuhan Internasional Sekupang. Seorang turis asal Singapura mengaku menjadi korban dugaan pemerasan oleh oknum petugas Imigrasi di pelabuhan tersebut.  Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos
ILustrasi: Suasana di Pelabuhan Internasional Sekupang.  Foto: Rengga Yuliandra/ Batam Pos

batampos  – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mencatat peningkatan signifikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia dan Singapura selama periode long weekend atau libur panjang akhir Mei 2026. Lonjakan tersebut terlihat dari tingginya aktivitas wisatawan di berbagai pusat perbelanjaan, kawasan wisata, hingga fasilitas rekreasi di Batam.

Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan momentum libur panjang menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan kunjungan wisatawan dari negara tetangga tersebut.

“Memang sedang long weekend, sehingga kunjungan wisatawan dari Malaysia maupun Singapura ke Batam meningkat,” ujar Ardiwinata saat dihubungi di Batam, Minggu.

Menurutnya, tingginya minat wisatawan untuk berkunjung ke Batam tetap terjaga meskipun terdapat biaya tambahan perjalanan, seperti fuel surcharge dan pajak pelabuhan pada layanan feri internasional.

“Walaupun ada fuel surcharge, kunjungan tetap ramai. Batam masih menjadi pilihan utama karena lokasinya dekat, mudah dijangkau, dan memiliki banyak pilihan aktivitas wisata,” katanya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam menunjukkan tren kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026 masih berada pada jalur positif. Pada Januari tercatat sebanyak 126.620 kunjungan, meningkat menjadi 131.308 kunjungan pada Februari. Sementara pada Maret tercatat 114.837 kunjungan wisman.

Mayoritas wisatawan yang datang ke Batam berasal dari Singapura dan Malaysia. Selain itu, wisatawan dari China, India, dan Filipina juga turut menyumbang angka kunjungan yang cukup signifikan.

Baca Juga: Respons Cepat Aduan Warga, Tim Napoleon Presisi Mulai Beroperasi di Siantan

Ardiwinata menjelaskan, wisatawan asal Malaysia umumnya datang ke Batam untuk menikmati berbagai aktivitas wisata, mulai dari belanja, layanan kesehatan dan kebugaran (wellness), pijat relaksasi, hingga bermain golf.

“Mereka datang untuk shopping, massage, golf, dan wisata wellness. Harga di Batam relatif lebih kompetitif dengan kualitas pelayanan yang baik, sehingga menjadi daya tarik tersendiri,” ujarnya.

Selain faktor harga yang kompetitif, perkembangan amenitas pariwisata di Batam juga menjadi nilai tambah bagi wisatawan. Berbagai pusat perbelanjaan modern, destinasi wisata religi, hingga tren sport tourism terus berkembang dan menawarkan pengalaman baru bagi pengunjung.

“Mall di Batam semakin berkembang dengan banyak pilihan. Wisata olahraga juga tumbuh pesat. Saat ini padel dan pickleball semakin populer dan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan,” kata Ardiwinata.

Kemudahan akses transportasi laut juga dinilai berperan besar dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Menurutnya, layanan feri internasional yang semakin nyaman serta penerapan sistem autogate di pelabuhan mempercepat proses keimigrasian sehingga perjalanan menjadi lebih efisien.

“Transportasi semakin lancar, feri semakin nyaman, pelayanan pelabuhan juga semakin baik. Dengan autogate, proses keimigrasian menjadi lebih cepat dan efisien,” katanya.

Tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata belanja dan rekreasi, Batam juga mulai berkembang sebagai tujuan penyelenggaraan kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) serta wedding destination bagi wisatawan mancanegara.

Baca Juga: Anak Buah Kapal Nyaris Jadi Sasaran Amuk Warga, Pemicunya Bikin Geleng-Geleng

Ardiwinata mencontohkan, baru-baru ini pasangan asal Malaysia memilih Batam sebagai lokasi pernikahan mereka dan membawa rombongan tamu dari luar negeri. Kondisi keamanan yang kondusif serta dukungan fasilitas yang terus berkembang menjadi faktor penting yang meningkatkan daya saing Batam sebagai destinasi internasional.

“Kemarin ada pasangan asal Malaysia yang melaksanakan pernikahan di Batam dan membawa banyak wisatawan masuk. Selain itu, Batam juga dikenal aman dan nyaman bagi wisatawan,” ujarnya.

Dengan kombinasi akses yang mudah, fasilitas pariwisata yang terus berkembang, serta beragam pilihan aktivitas wisata, Batam dinilai semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan mancanegara di kawasan Asia Tenggara, khususnya bagi pasar Malaysia dan Singapura. (*)

Editor : Putut Ariyo
#wisman Batam #wisatawan Singapura #wisatawan Malaysia #wisata batam #pariwisata kepri