batampos – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Batam dalam beberapa hari terakhir mendorong Polresta Barelang meningkatkan patroli di sejumlah wilayah rawan banjir, genangan air, dan potensi pohon tumbang.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di tengah tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang.
Melalui Satuan Samapta, Polresta Barelang menggelar patroli pascahujan pada Selasa (9/6). Kegiatan tersebut melibatkan delapan personel dengan dukungan empat unit kendaraan dinas roda empat yang disiagakan untuk melakukan pemantauan di berbagai titik rawan.
Patroli difokuskan pada sejumlah kawasan yang selama ini kerap mengalami genangan saat hujan deras, di antaranya Kecamatan Sei Beduk, Sagulung, Batu Aji, Sekupang, Lubuk Baja, Batu Ampar, Galang, Bulang hingga ruas utama Jalan Jenderal Sudirman.
Baca Juga: 6 Nelayan Bintan Ditahan di Malaysia, KJRI Johor Bahru Berikan Pendampingan Hukum
Di wilayah Sei Beduk, petugas melakukan pemantauan di kawasan Pertokoan Permata Piayu dan Jalan Ahmad Yani depan Plaza Batamindo. Kedua lokasi tersebut terpantau mengalami genangan akibat curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Selain melakukan pemantauan, personel juga memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar mengurangi kecepatan kendaraan saat melintasi ruas jalan yang tergenang. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas maupun kendaraan mogok akibat genangan air.
Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan Batu Aji dan Sekupang, tepatnya di Jalan Gajah Mada sekitar Tiban Center dan Perumahan Tiban Mas. Petugas memastikan kondisi jalan masih aman dilalui sekaligus mengantisipasi potensi pohon tumbang akibat cuaca buruk.
Pemantauan serupa dilakukan di Jalan Yos Sudarso depan Markas Komando Satpolairud serta Jalan Duyung, Harbour Bay, Batu Ampar. Di sejumlah titik tersebut ditemukan genangan air yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas.
Untuk mengantisipasi kemacetan, personel melakukan pengaturan arus kendaraan serta membantu pengguna jalan yang melintas di kawasan terdampak.
Pengawasan juga diperluas hingga Bundaran Tembesi di Jalan Letjen Suprapto, Jalan Trans Barelang depan Mako Brimob, serta sepanjang Jalan Jenderal Sudirman. Di lokasi-lokasi tersebut petugas bersiaga melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keselamatan yang dapat muncul akibat cuaca ekstrem.
Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah sewaktu-waktu.
Baca Juga: BP Batam Siapkan Batam Jadi Hub MRO Asia Pasifik
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap kondisi cuaca yang saat ini sering berubah-ubah. Utamakan keselamatan saat berkendara dan segera laporkan apabila menemukan pohon tumbang, banjir, atau kondisi yang berpotensi membahayakan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil patroli, sejumlah titik genangan masih ditemukan di beberapa wilayah dan terus dipantau oleh petugas. Meski demikian, secara umum kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polresta Barelang masih terpantau lancar dan aktivitas masyarakat berjalan normal.
Polresta Barelang juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Polisi 110 atau menghubungi kantor polisi terdekat apabila menemukan situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. (*)
Teks Foto
Personel Sat Samapta Polresta Barelang melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik genangan pascahujan di Kota Batam. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat serta mengantisipasi gangguan lalu lintas akibat cuaca ekstrem. Foto: Humas Polresta Barelang.
Editor : Putut Ariyo