batampos – Pemerintah Kota Batam terus mempercepat proyek pelebaran Jalan Raja Isa di kawasan Batam Center guna mengatasi kemacetan dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan. Untuk pekerjaan tersebut, Pemko Batam mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,9 miliar.
Pelebaran dilakukan pada ruas Simpang Lampu Merah Kalista hingga Simpang Lampu Merah KDA (Kepri Business Centre/KBC) dengan panjang pekerjaan sekitar 1.420 meter.
Pantauan di lapangan, Minggu (14/6), sejumlah alat berat masih beroperasi untuk melakukan pengerukan dan penataan badan jalan. Proyek ini menjadi bagian dari program peningkatan kapasitas jalan di kawasan Batam Center yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama, terutama pada jam berangkat dan pulang kerja.
Baca Juga: Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Mengambang di Kanal Golden Prawn Bengkong
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Batam, Merta Dinata, mengatakan pelebaran dilakukan dengan menambah lajur di kedua sisi jalan.
“Tambah lajur kiri dan kanan dari Simpang Kalista hingga ke KBC Lampu Merah KDA,” ujarnya.
Menurut Merta, masing-masing sisi jalan akan ditambah sekitar 3,5 meter, sehingga kapasitas ruas jalan meningkat dan diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan yang kerap terjadi di koridor tersebut.
Baca Juga: SMKN 1 Batam Diserbu Pendaftar, 2.506 Siswa Berebut 960 Kursi
Jalan Raja Isa merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan Batam Center dengan berbagai pusat permukiman, perkantoran, dan kawasan bisnis. Selama ini ruas tersebut sering dikeluhkan masyarakat karena relatif sempit, bergelombang, serta tidak sebanding dengan volume kendaraan yang terus meningkat.
Lanjutan Proyek Sebelumnya
Pelebaran yang sedang berjalan merupakan kelanjutan dari proyek tahap sebelumnya yang telah menyelesaikan ruas Simpang Bank Indonesia hingga Simpang Lampu Merah Kalista.
“Sebelumnya, kami sudah melakukan pelebaran dari Simpang Bank Indonesia hingga Lampu Merah Kalista dan sekarang sudah selesai serta sudah bisa dilalui pengendara,” kata Merta.
Meski pelebaran tahap awal telah rampung, fasilitas pendukung bagi pejalan kaki masih menjadi pekerjaan rumah. Hingga kini, ruas jalan yang telah diperlebar tersebut belum dilengkapi trotoar yang memadai.
Merta mengakui pembangunan fasilitas pedestrian akan menjadi perhatian dalam pengembangan berikutnya.
“Pekerjaan pelebaran jalannya sudah selesai, namun penambahan pedestrian memang masih harus ditambahkan nanti,” ujarnya.
Dengan proyek ini, Pemko Batam berharap arus lalu lintas di Jalan Raja Isa menjadi lebih lancar sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan Batam Center yang terus berkembang. (*)
Editor : Jamil Qasim