Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

11 Koperasi Merah Putih di Batam Rampung, Operasional Penuh Masih Tunggu Juknis Pusat

Rengga Yuliandra • Kamis, 18 Juni 2026 | 11:01 WIB
Ilustrasi: Wali Kota Batam Amsakar saat meninjau Koperasi Merah Putih di Kecamatan Sagulung, Senin (15/12).
Ilustrasi: Wali Kota Batam Amsakar saat meninjau Koperasi Merah Putih di Kecamatan Sagulung, Senin (15/12). 

batampos – Sebanyak 11 bangunan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kota Batam telah selesai dibangun 100 persen. Namun, operasional penuh koperasi tersebut masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait jenis usaha yang akan dijalankan serta pengadaan sarana dan prasarana pendukung.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Salim, mengatakan pembangunan Kopdes Merah Putih merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat berbasis koperasi.

“Untuk yang sudah selesai 100 persen ada 11 lokasi. Beberapa lainnya sudah mencapai progres sekitar 80 persen, sedangkan sisanya masih dalam tahap pembangunan dan penyiapan lahan,” ujar Salim, Rabu (17/6).

Dari total 64 lokasi yang direncanakan, sebanyak 42 lokasi berada dalam koordinasi pembangunan bersama Kodim 0316/Batam.

Sebelas lokasi yang telah rampung berada di Kelurahan:

Sementara itu, pembangunan di Kelurahan Bukit Tempayan, Sungai Binti, dan Tanjung Piayu telah mencapai progres sekitar 80 persen.

Salim menjelaskan, meski bangunan telah berdiri, pemerintah daerah belum bisa menentukan secara pasti aktivitas usaha yang akan dijalankan setiap koperasi karena masih menunggu arahan dari pemerintah pusat.

“Kami masih menunggu arahan terkait sarana-prasarana dan bentuk usaha koperasi yang akan dijalankan. Jadi pengisian gerai dan aktivitas usaha masih menunggu petunjuk lebih lanjut,” katanya.

Menurutnya, setiap Kopdes Merah Putih nantinya akan memiliki model usaha yang berbeda sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Selain menyediakan kebutuhan pokok, beberapa koperasi direncanakan menjual LPG hingga obat-obatan.

“Rata-rata akan ada gerai sembako. Ada juga yang menjual LPG, bahkan beberapa direncanakan menyediakan obat-obatan sesuai kebutuhan masyarakat setempat,” jelasnya.

Sebagai contoh, Kopdes Merah Putih di Kelurahan Sagulung Kota sudah mulai beroperasi meskipun pembangunan gedungnya belum sepenuhnya selesai. Koperasi tersebut telah melayani penjualan sembako, LPG, dan obat-obatan.

Selain pembangunan fisik, Pemko Batam masih menghadapi tantangan dalam penyelesaian administrasi lahan pada sejumlah lokasi. Dari 22 titik yang masih dalam tahap persiapan, lahan berasal dari aset Pemko Batam, hibah masyarakat, maupun lahan milik BP Batam.

“Mayoritas menggunakan lahan Pemko Batam, ada juga hibah dari masyarakat dan sebagian milik BP Batam. Beberapa lokasi masih menyelesaikan administrasi lahannya,” ujar Salim.

Pemerintah Kota Batam berharap seluruh pembangunan Kopdes Merah Putih dapat segera tuntas sehingga koperasi tersebut mampu menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat sekaligus motor penggerak ekonomi di tingkat kelurahan.

Fakta Singkat

 

Editor : Jamil Qasim
#11 Koperasi Merah Putih #Tunggu Juknis Pusat