Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Trans Batam Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik 20 Persen Sepanjang 2026

Muhammad Syahban • Kamis, 25 Juni 2026 | 11:01 WIB
 Suasana di dalam bus Trans Batam di Batam, Kepri (17/6/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)
Suasana di dalam bus Trans Batam di Batam, Kepri (17/6/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

batampos – Layanan Bus Trans Batam semakin diminati masyarakat di tengah meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan akan transportasi yang terjangkau. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mencatat jumlah penumpang Trans Batam sepanjang 2026 meningkat sekitar 20 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Dishub Kota Batam, Leo Putra, mengatakan tren tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk menggunakan transportasi umum yang dinilai lebih ekonomis dibandingkan kendaraan pribadi maupun moda transportasi lainnya.

Menurut Leo, kondisi ekonomi yang menuntut efisiensi pengeluaran membuat masyarakat mulai mencari alternatif transportasi yang murah, aman, dan nyaman.

“Biaya hidup masyarakat saat ini semakin tinggi. Dengan berbagai upaya efisiensi yang dilakukan, kebutuhan terhadap transportasi yang ekonomis juga meningkat. Trans Batam hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” kata Leo Putra kepada Batam Pos, Rabu (24/6).

Salah satu faktor yang mendorong peningkatan jumlah penumpang adalah tarif yang relatif terjangkau. Saat ini, tarif Trans Batam untuk penumpang umum sebesar Rp5.000 per perjalanan, sementara pelajar hanya dikenakan biaya Rp2.500.

“Kami memberikan tarif yang sangat terjangkau dibandingkan moda transportasi lainnya. Untuk umum Rp5.000 dan pelajar Rp2.500,” ujarnya.

Berdasarkan data Dishub, peningkatan penumpang paling signifikan terjadi pada sejumlah koridor utama yang melayani kawasan padat aktivitas masyarakat. Koridor 2 rute Tanjung Uncang–Batam Centre menjadi salah satu jalur dengan pertumbuhan pengguna tertinggi.

Selain itu, lonjakan penumpang juga terjadi pada Koridor 8 rute Punggur–Jodoh, Koridor 1 Sekupang–Batam Centre, dan Koridor 3 Sekupang–Jodoh.

Untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna, Pemerintah Kota Batam sebelumnya telah menambah 19 armada baru Trans Batam. Penambahan tersebut bertujuan memperkuat pelayanan di sejumlah koridor sekaligus mengurangi waktu tunggu penumpang di halte.

Dishub juga terus mendorong modernisasi sistem pembayaran. Sejak 2023, seluruh transaksi tiket Trans Batam telah menggunakan sistem nontunai (cashless).

Penumpang dapat melakukan pembayaran melalui QRIS, kartu uang elektronik perbankan seperti BRIZZI, maupun dompet digital lainnya seperti OVO dan GoPay.

“Pembayaran sudah 100 persen cashless. Penggunaan QRIS dan uang elektronik saat ini hampir berimbang,” kata Leo.

Dari sisi profil pengguna, sekitar 80 persen penumpang Trans Batam berasal dari kalangan pekerja dan masyarakat umum, sementara sisanya merupakan pelajar.

Meningkatnya jumlah pengguna turut berdampak pada target pendapatan layanan transportasi massal tersebut. Tahun ini, Dishub menargetkan pendapatan Trans Batam mencapai sekitar Rp15 miliar.

Selain itu, Trans Batam juga bersiap memperluas layanan hingga ke Bandara Internasional Hang Nadim. Rute menuju bandara dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Juli 2026 sebagai pengembangan Koridor 7 Batam Centre–Nongsa.

Menurut Leo, layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah mobilitas masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Batam.

“Nantinya titik drop-off berada di area kedatangan bandara sehingga memudahkan penumpang yang baru tiba maupun yang akan berangkat,” ujarnya.

Rencana pengembangan layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengguna setia Trans Batam, Urip Setiawan, mengaku tarif yang murah menjadi alasan utama dirinya memilih menggunakan transportasi umum tersebut.

Menurutnya, penambahan armada juga membuat pelayanan semakin nyaman karena waktu tunggu menjadi lebih singkat.

“Rp5.000 untuk orang dewasa itu sangat murah. Sekarang armadanya juga sudah bertambah, jadi lebih nyaman dan tidak terlalu lama menunggu,” kata Urip. (*)

Editor : Jamil Qasim
#transportasi #trans batam