batampos – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Batam memprakirakan sebagian besar wilayah Kepulauan Riau akan mengalami cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan sampai sedang dalam sepekan ke depan. Kondisi tersebut berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah.
Forecaster BMKG Batam, Noah Ginting, mengatakan kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Kepulauan Riau, termasuk Kota Batam.
"Secara umum wilayah Kepulauan Riau dan Kota Batam dalam sepekan ke depan diprakirakan berawan hingga hujan ringan sampai sedang yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang," ujar Noah, Kamis (25/6).
Selain potensi hujan, BMKG juga mengingatkan masyarakat, khususnya yang beraktivitas di laut, untuk mewaspadai peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan.
Pada Jumat (26/6), tinggi gelombang di perairan Batam, Bintan, dan Lingga diperkirakan berada pada kategori sedang dengan ketinggian 0,8 hingga 1,3 meter. Sementara itu, sebagian besar wilayah perairan lainnya di Kepulauan Riau masih berada pada kategori rendah.
Menurut Noah, kondisi gelombang kategori sedang tersebut diperkirakan masih berpotensi terjadi hingga beberapa hari ke depan, terutama di perairan Bintan dan Lingga.
"Potensi gelombang kategori sedang masih dapat terjadi di perairan Lingga dan Bintan hingga 29 Juni 2026 pukul 07.00 WIB," katanya.
Peringatan ini menjadi perhatian bagi nelayan, operator kapal penyeberangan, dan masyarakat yang melakukan perjalanan antarpulau. Meski belum masuk kategori berbahaya, gelombang setinggi lebih dari satu meter tetap dapat memengaruhi kenyamanan dan keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal berukuran kecil.
BMKG mengimbau masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dan kondisi gelombang laut melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di perairan.
"Kewaspadaan juga diperlukan terhadap potensi hujan yang disertai petir dan angin kencang, terutama pada sore hingga malam hari," tambah Noah.
BMKG menjelaskan, memasuki akhir Juni, kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau masih dipengaruhi dinamika atmosfer yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Akibatnya, perubahan cuaca dapat terjadi dengan cepat dan berbeda di setiap wilayah.
Masyarakat diimbau tetap waspada serta menyesuaikan rencana perjalanan maupun aktivitas luar ruangan dengan perkembangan prakiraan cuaca terbaru. (*)
Editor : Jamil Qasim