Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

BP Batam Siapkan Smart PJU Rp90 Miliar, 13 Ruas Jalan Utama Dipasangi Lampu Tenaga Surya

Muhammad Syaban • Jumat, 26 Juni 2026 | 23:29 WIB
Ilustrasi Smart PJU. Foto: Dok. tkdn.co.id
Ilustrasi Smart PJU. Foto: Dok. tkdn.co.id

batampos – Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai menyiapkan modernisasi sistem penerangan jalan umum (PJU) melalui penerapan Smart Integrated PJU, yakni lampu jalan berbasis tenaga surya yang dilengkapi teknologi pemantauan digital.

Melalui sistem ini, kondisi setiap titik lampu dapat dipantau secara real time dari pusat kendali. Gangguan maupun kerusakan dapat segera terdeteksi sehingga penanganan tidak lagi bergantung pada laporan masyarakat.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya BP Batam meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan sekaligus menghadirkan penerangan jalan yang lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Investor Tiongkok Tanam Modal USD 3,4 Juta di Kawasan BIE Lobam

Deputi Bidang Infrastruktur BP Batam, Mouris Limanto, mengatakan proyek Smart Integrated PJU disiapkan dengan nilai investasi sekitar Rp90 miliar.

"BP Batam tengah menyiapkan penerapan sistem penerangan jalan umum melalui teknologi tenaga surya dengan smart system. Sistem ini memudahkan pemantauan titik lampu secara online dan real time, terutama di sejumlah ruas jalan utama Kota Batam," kata Mouris kepada Batam Pos, Jumat (26/6).

Menurut dia, seluruh lampu jalan akan terhubung dengan pusat pengendali sehingga apabila terjadi gangguan, lampu padam, atau kerusakan, petugas dapat langsung mengetahui lokasi permasalahan dan segera melakukan perbaikan.

Tahap awal program ini akan diterapkan di 13 ruas jalan utama yang menjadi jalur strategis mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Ruas jalan tersebut meliputi Jalan Hang Jebat, Jalan Hang Tuah, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Yos Sudarso, Jalan Ahmad Yani, Jalan Patimura, Jalan S. Parman, Jalan Central Raya, Jalan Ali Klana, Jalan Laksamana Bintan, Jalan Pelabuhan Batam, Jalan Engku Putri, dan Jalan Raja Haji Fisabilillah.

Baca Juga: BGN Mulai Seleksi Ulang Penerima MBG, Sekolah Elite Dievaluasi

Selain meningkatkan kualitas penerangan, penggunaan panel surya diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap listrik konvensional sehingga biaya operasional penerangan jalan menjadi lebih efisien dalam jangka panjang.

Meski demikian, BP Batam belum merinci jumlah titik lampu yang akan dipasang maupun ditingkatkan melalui proyek tersebut. Lembaga itu juga masih menyusun berbagai aspek teknis, termasuk potensi penghematan listrik, sumber pendanaan, penggunaan komponen dalam negeri atau impor, serta mekanisme pemeliharaan sistem.

Jadwal pelaksanaan proyek juga belum diumumkan karena masih berada pada tahap persiapan.

Mouris mengatakan, Smart Integrated PJU merupakan salah satu langkah BP Batam dalam mendorong pemanfaatan teknologi pada infrastruktur perkotaan.

Baca Juga: Bea Cukai Batam Gagalkan 554 Pelanggaran, Penerimaan Negara Tembus Rp474,86 Miliar

"Harapannya, masyarakat dapat merasakan penerangan jalan yang lebih baik dengan sistem yang lebih efisien, mudah dipantau, cepat ditangani apabila terjadi gangguan, sekaligus mendukung Batam sebagai kota yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan," ujarnya. (*)

Editor : M Tahang
#Smart PJU #Tenaga Surya #bp batam #lampu jalan