Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Sudaryono ke HKTI Kepri: Jangan Ragu Minta Traktor, Negara Punya Anggaran

Muhammad Syahban • Selasa, 30 Juni 2026 | 06:31 WIB
Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum HKTI, Sudaryono, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Kepulauan Riau di Hotel Harmoni One, Batam, Senin (29/6). Foto: M. Sya
Wakil Menteri Pertanian RI sekaligus Ketua Umum HKTI, Sudaryono, saat menghadiri pelantikan pengurus DPD HKTI Kepulauan Riau di Hotel Harmoni One, Batam, Senin (29/6). Foto: M. Sya'ban/Batam Pos 

batampos – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) sekaligus Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, meminta jajaran HKTI Kepulauan Riau proaktif menyampaikan berbagai kebutuhan petani kepada pemerintah pusat. Menurutnya, pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mendukung peningkatan produksi pertanian di daerah.

Pesan tersebut disampaikan Sudaryono usai melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) HKTI Kepulauan Riau yang dipimpin Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, beserta pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI kabupaten/kota, di Hotel Harmoni One Batam Centre, Senin (29/6).

Sudaryono menegaskan, HKTI memiliki peran strategis sebagai jembatan antara kebutuhan petani di daerah dengan pemerintah pusat. Organisasi itu tidak hanya bertugas menyosialisasikan program pemerintah, tetapi juga menyerap berbagai persoalan yang dihadapi petani untuk kemudian diperjuangkan penyelesaiannya.

"HKTI adalah mitra pemerintah. Tugas kita meningkatkan produksi pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Kita menyampaikan program pemerintah ke daerah dan membawa persoalan daerah ke pemerintah pusat. Itulah yang saya maksud dengan sistem top down dan bottom up," ujarnya.

Ia mengatakan berbagai persoalan yang selama ini dihadapi petani, seperti keterbatasan pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga akses pemasaran hasil panen, harus segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti pemerintah.

Menurutnya, pemerintah pusat memiliki kemampuan fiskal yang memadai untuk memberikan dukungan kepada daerah yang benar-benar membutuhkan.

"Kalau ada daerah yang membutuhkan traktor atau sarana pertanian lainnya, sampaikan. Negara memiliki kemampuan untuk membantu karena anggarannya tersedia," tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen mempercepat komunikasi, Sudaryono bahkan membagikan nomor telepon pribadinya kepada seluruh pengurus HKTI yang baru dilantik. Langkah tersebut dilakukan agar berbagai aspirasi maupun persoalan petani dapat disampaikan secara langsung tanpa harus melalui birokrasi yang panjang.

Selain itu, Sudaryono menilai Kepulauan Riau tetap memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor pertanian meski sebagian besar wilayahnya berupa kepulauan. Menurutnya, peluang tersebut dapat dimaksimalkan melalui pengembangan hortikultura, peternakan, hingga pertanian modern berbasis greenhouse.

Ia menegaskan, peningkatan produksi pangan di daerah merupakan bagian penting dari upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Ketua DPD HKTI Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, mengatakan kepengurusan baru akan memfokuskan program pada peningkatan produksi komoditas pangan yang selama ini masih bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Menurutnya, HKTI akan memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program strategis nasional, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), pengembangan Kampung Pangan, Koperasi Merah Putih, hingga peningkatan produksi telur, ayam, sayuran, dan komoditas hortikultura.

"Walaupun Kepri didominasi wilayah laut, kita tetap harus berupaya mandiri dalam ketahanan pangan. HKTI akan menjadi mitra pemerintah untuk memperkuat produksi pangan lokal sehingga ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat terus dikurangi," ujar Nyanyang. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Sudaryono #HKTI Kepri