Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Resmi! Trans Batam Kini Masuk Bandara Hang Nadim, Tarif Hanya Rp5.000

Muhammad Syahban • Selasa, 30 Juni 2026 | 07:01 WIB
Bus Trans Batam saat peluncuran rute baru menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (29/6). Foto: M. Sya
Bus Trans Batam saat peluncuran rute baru menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (29/6). Foto: M. Sya'ban/Batam Pos

batampos – Layanan Bus Trans Batam resmi melayani rute menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (29/6). Kehadiran koridor baru ini menjadi langkah awal mewujudkan sistem transportasi publik yang terintegrasi, menghubungkan bandara dengan berbagai kawasan di Kota Batam melalui tarif yang terjangkau.

Peluncuran sekaligus uji coba rute dilakukan oleh BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam dan PT Bandara Internasional Batam (BIB). Layanan ini melengkapi moda transportasi yang telah tersedia di Bandara Hang Nadim, seperti Bus Damri, taksi konvensional, dan transportasi berbasis aplikasi.

Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengatakan pengoperasian Trans Batam menuju bandara merupakan bagian dari upaya membangun jaringan transportasi massal yang saling terhubung dan mudah diakses masyarakat.

"Ini menjadi transportasi massal yang terintegrasi yang menghubungkan Bandara Hang Nadim dengan Kota Batam. Tidak hanya lebih murah, tetapi juga nyaman dan mudah dijangkau masyarakat," ujarnya.

Pada tahap awal, Trans Batam melayani Koridor 7 dengan rute Nongsa–Batam Centre–Bandara Hang Nadim dan sebaliknya. Sebanyak lima armada disiapkan dengan interval keberangkatan setiap 30 menit.

Penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke wilayah lain, seperti Batuaji, Sekupang, maupun Batam Kota, dapat melakukan transit di check point yang berada di depan Harris Hotel, Mega Mall Batam Centre.

"Kalau masyarakat ingin menuju Batuaji, misalnya, bisa turun di check point Batam Centre, kemudian melanjutkan perjalanan menggunakan koridor Trans Batam lainnya," jelas Denny.

Selain menghadirkan akses yang lebih mudah, Trans Batam juga menawarkan tarif yang terjangkau. Penumpang dewasa dikenakan tarif Rp5.000, sedangkan anak-anak cukup membayar Rp2.500.

Seluruh pembayaran dilakukan secara nontunai menggunakan QRIS maupun kartu uang elektronik dan dompet digital, seperti Brizzi, GoPay, dan OVO. Sistem pembayaran digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemudahan sekaligus efisiensi layanan transportasi publik di Batam.

Denny berharap kehadiran rute baru ini dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi di Bandara Hang Nadim sekaligus mendorong masyarakat beralih menggunakan angkutan umum.

"Kami berharap BP Batam dan PT Bandara Internasional Batam terus menjaga kualitas pelayanan sehingga masyarakat yang menggunakan Bandara Hang Nadim merasa aman, nyaman, dan puas," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Batam, Yusfa Hendri, mengatakan pengoperasian Trans Batam menuju bandara merupakan bagian dari pengembangan sistem transportasi publik yang terintegrasi di Kota Batam.

Menurutnya, integrasi tersebut tidak hanya mencakup Bandara Hang Nadim, tetapi juga telah menghubungkan sejumlah pelabuhan penumpang sehingga masyarakat memiliki akses transportasi yang semakin mudah.

"Semua mulai terhubung. Masyarakat yang datang melalui bandara maupun pelabuhan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan Trans Batam menuju berbagai kawasan di Kota Batam," ujarnya.

Ia menilai transportasi publik yang terintegrasi akan mendukung mobilitas masyarakat menuju kawasan permukiman, pusat bisnis, kawasan industri, hingga pusat pemerintahan.

"Kita ingin Batam menjadi kota yang semakin modern dengan transportasi publik yang mudah diakses. Singapura telah membuktikan bahwa sistem transportasi publik yang baik mampu meningkatkan kualitas pelayanan kota, dan itu menjadi salah satu contoh yang ingin kita wujudkan di Batam," katanya.

Kepala UPT Trans Batam Dinas Perhubungan Kota Batam, Bambang Sucipto, menambahkan pemerintah juga akan memperkuat jaringan layanan dengan membangun delapan halte baru pada 2026. Lokasi pembangunan masih dalam tahap penentuan.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Bandara Internasional Batam (BIB), Hanam Setiabudi, menyambut baik masuknya layanan Trans Batam ke Bandara Hang Nadim. Menurutnya, integrasi transportasi tersebut akan memberikan kemudahan bagi masyarakat, pekerja, maupun wisatawan yang datang dan berangkat melalui bandara.

"Kami berharap layanan ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat sehingga perjalanan dari dan menuju Bandara Hang Nadim menjadi lebih mudah, nyaman, efisien, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bandara," ujarnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
#Masuk Bandara Hang Nadim #trans batam