Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Batam Masih Kekurangan 100 Halte Trans Batam

P
us Trans Batam melayani penumpang di salah satu koridor di Kota Batam. Dishub Batam berencana menggandeng perusahaan melalui program CSR untuk mempercepat pembangunan halte yang masih kurang lebih dari 100 unit.    F. Cecep Mul / Batam Pos
us Trans Batam melayani penumpang di salah satu koridor di Kota Batam. Dishub Batam berencana menggandeng perusahaan melalui program CSR untuk mempercepat pembangunan halte yang masih kurang lebih dari 100 unit. F. Cecep Mul / Batam Pos

Advertisement

batampos  – Pengembangan layanan Trans Batam masih menghadapi tantangan pada penyediaan infrastruktur pendukung. Hingga pertengahan 2026, Kota Batam baru memiliki 114 halte, sementara kebutuhan ideal diperkirakan mencapai 220 halte agar seluruh penumpang dapat mengakses transportasi publik dengan lebih aman dan nyaman.

Kepala UPT Trans Batam Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Bambang Sucipto, mengatakan masih terdapat kekurangan lebih dari 100 halte yang harus dipenuhi secara bertahap seiring bertambahnya koridor layanan.

"Kebutuhan ideal Kota Batam sekitar 220 halte. Sekarang baru tersedia 114 halte, jadi masih kurang sekitar seratus halte lagi. Apalagi sekarang layanan sudah masuk ke koridor Bengkong sehingga kebutuhan halte juga ikut bertambah," kata Bambang kepada Batam Pos, Rabu (2/7).

Advertisement

Menurutnya, keberadaan halte merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan angkutan massal. Selama halte belum tersedia secara merata, sebagian penumpang masih harus menunggu bus di tepi jalan tanpa perlindungan dari panas maupun hujan.

Untuk mengejar kebutuhan tersebut, Dishub menargetkan pembangunan sekitar 10 halte baru setiap tahun.

 

Advertisement

Gandeng Swasta Bangun Halte Lewat CSR

Bambang mengakui, apabila pembangunan halte hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), pemenuhan seluruh kebutuhan akan memerlukan waktu yang cukup lama.

Karena itu, Dishub Batam mulai membuka peluang kolaborasi dengan sektor swasta, terutama pengembang kawasan industri, kawasan komersial, dan perusahaan besar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Kami akan menggandeng pihak swasta. Kami akan mengirimkan surat kepada sejumlah kawasan industri maupun perusahaan agar melalui program CSR mereka dapat membangun halte dan kemudian menghibahkannya kepada pemerintah," ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Batam Siapkan 10 Mikrobus Listrik untuk Feeder Trans Batam pada 2027

Batam Siapkan 10 Mikrobus Listrik untuk Feeder Trans Batam pada 2027

Dishub Batam merencanakan 10 mikrobus listrik untuk feeder Trans Batam di Sekupang dan Batu Aji, dengan target operasi Mei 2027.

50 Halte Trans Batam Disiapkan untuk Branding, Tarif hingga Rp2,5 Juta per Bulan

50 Halte Trans Batam Disiapkan untuk Branding, Tarif hingga Rp2,5 Juta per Bulan

Dishub Batam menyiapkan 50–60 halte Trans Batam untuk iklan dan branding. Tarif branding diproyeksikan hingga Rp2,5 juta per bulan.

Dishub Batam Targetkan 20 Penumpang per Perjalanan pada Rute Trans Batam Bandara Hang Nadim

Dishub Batam Targetkan 20 Penumpang per Perjalanan pada Rute Trans Batam Bandara Hang Nadim

Dishub Batam menargetkan rata-rata 20 penumpang per perjalanan untuk rute Trans Batam Bandara Hang Nadim dan menyiapkan strategi peningkatan layanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer