
batampos – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menyiapkan pengadaan 10 unit mikrobus listrik untuk layanan pengumpan (feeder) Trans Batam pada 2027. Armada tersebut direncanakan melayani empat rute di wilayah Sekupang dan Batu Aji, dengan target mulai beroperasi pada Mei 2027.
Kepala Dishub Batam Leo Putra mengatakan, pengadaan armada listrik tersebut masih bergantung pada persetujuan anggaran dan penyesuaian dari kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik.
“Untuk tahun depan, feeder-nya di dua wilayah, yakni Sekupang dan Batu Aji. Di dua wilayah tersebut ada total empat rute, dan tiap rute ada dua feeder. Kita juga cadangkan dua unit, sehingga untuk empat rute totalnya 10 kendaraan,” kata Leo di Batam, Rabu.
Di wilayah Sekupang, layanan feeder direncanakan melayani rute Cipta Land–Tiban Center dan Patam Lestari–Tiban 3.
Sementara itu, di wilayah Batu Aji, dua rute yang disiapkan yakni Dapur 12–Fanindo dan Dapur 12–Pasar Melayu.
Leo menjelaskan, layanan feeder tersebut akan menggunakan pola buy-the-service (BTS), seperti layanan bus Trans Batam yang telah berjalan. Melalui skema ini, pembayaran dilakukan berdasarkan layanan operasional yang ditetapkan, bukan jumlah penumpang yang diangkut.
“Layanan feeder ini juga akan menggunakan pola buy-the-service (BTS), seperti bus yang sudah ada. Jadi kita membayar layanan berdasarkan operasional yang ditetapkan setiap hari, bukan berdasar jumlah penumpang,” ujarnya.
Menurut Leo, penggunaan mikrobus listrik tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM).
Trans Batam Juga Tambah Lima Bus
Kepala UPT Trans Batam Bambang Sucipto mengatakan, pengembangan layanan feeder menjadi bagian dari rencana penambahan layanan transportasi publik secara bertahap pada 2027.



