Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dishub Batam Targetkan 20 Penumpang per Perjalanan pada Rute Trans Batam Bandara Hang Nadim

M
Penulis: Muhammad Syaban❯
Bus Trans Batam melayani penumpang di salah satu koridor menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau mengapresiasi pembukaan rute baru tersebut sekaligus mendorong peningkatan frekuensi layanan, kualitas halte, dan fasilitas yang ramah bagi seluruh pengguna.   F. Cecep Mulyana / Batam Pos
Bus Trans Batam melayani penumpang di salah satu koridor menuju Bandara Internasional Hang Nadim, Batam. Ombudsman RI Perwakilan Kepulauan Riau mengapresiasi pembukaan rute baru tersebut sekaligus mendorong peningkatan frekuensi layanan, kualitas halte, dan fasilitas yang ramah bagi seluruh pengguna. F. Cecep Mulyana / Batam Pos

Advertisement

batampos – Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai menyusun strategi agar layanan Trans Batam rute Bandara Internasional Hang Nadim tidak hanya diminati pada masa peluncuran, tetapi juga menjadi pilihan utama masyarakat dalam jangka panjang. Salah satu target awal yang dipasang adalah rata-rata 20 penumpang di setiap perjalanan.

Koridor baru Nongsa–Batam Centre–Bandara Hang Nadim yang mulai diuji coba sejak Senin (30/6) resmi beroperasi pada Rabu (2/7). Sejak diperkenalkan, layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Leo Putra, mengatakan antusiasme masyarakat terlihat dari berbagai tanggapan di media sosial maupun pemberitaan di media massa.

Advertisement

"Respons masyarakat sejauh ini cukup baik. Bukan hanya masyarakat yang hendak bepergian menggunakan pesawat, tetapi juga warga yang ingin berkunjung ke bandara. Dukungan bahkan datang dari luar Batam," kata Leo kepada Batam Pos, Rabu (1/7).

Menurutnya, kehadiran Trans Batam menuju Bandara Hang Nadim diharapkan menjadi alternatif transportasi publik yang mampu mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

 

Advertisement

Target Awal 20 Penumpang Setiap Perjalanan

Kepala UPT Trans Batam, Bambang Sucipto, mengatakan pada tahap awal operasional pihaknya belum menetapkan target resmi jumlah penumpang. Namun, berdasarkan proyeksi internal, setiap perjalanan diharapkan dapat mengangkut sekitar 20 penumpang.

Ia memperkirakan peningkatan jumlah pengguna akan mulai terlihat setelah masyarakat mengenal pola operasional dan jadwal keberangkatan bus.

"Biasanya satu bulan pertama masyarakat masih mencoba. Memasuki bulan kedua, ketika mereka sudah yakin dengan jadwal dan ketepatan waktu, jumlah penumpang mulai meningkat," ujarnya.

Menurut Bambang, pola serupa pernah terjadi pada Koridor 1 Sekupang–Batam Centre dan Koridor 2 Tanjung Uncang–Batam Centre. Seiring meningkatnya jumlah penumpang, Dishub kemudian menambah armada sehingga waktu tunggu bus menjadi lebih singkat.

"Dulu headway 15 sampai 20 menit. Setelah penumpang bertambah, kami tambah armada sehingga menjadi setiap 10 menit. Kalau nanti rute bandara juga berkembang, bukan tidak mungkin tahun 2027 kami tambah armadanya dari lima menjadi enam unit atau lebih," katanya.

Advertisement

Artikel Terkait

Batam Siapkan 10 Mikrobus Listrik untuk Feeder Trans Batam pada 2027

Batam Siapkan 10 Mikrobus Listrik untuk Feeder Trans Batam pada 2027

Dishub Batam merencanakan 10 mikrobus listrik untuk feeder Trans Batam di Sekupang dan Batu Aji, dengan target operasi Mei 2027.

50 Halte Trans Batam Disiapkan untuk Branding, Tarif hingga Rp2,5 Juta per Bulan

50 Halte Trans Batam Disiapkan untuk Branding, Tarif hingga Rp2,5 Juta per Bulan

Dishub Batam menyiapkan 50–60 halte Trans Batam untuk iklan dan branding. Tarif branding diproyeksikan hingga Rp2,5 juta per bulan.

Batam Masih Kekurangan 100 Halte Trans Batam

Batam Masih Kekurangan 100 Halte Trans Batam

Dishub Batam mencatat kebutuhan ideal 220 halte Trans Batam. Saat ini baru tersedia 114 halte dan akan menggandeng swasta melalui CSR.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer