Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Ketua LPPD Kepri Diperiksa Polda Terkait Dugaan Penipuan Tiket Pesparawi

Yashinta • Rabu, 1 Juli 2026 | 08:31 WIB
Ketua Panitia LPPD Kepri, Jumaga Nadeak (kiri) didampingi bagian Humas Kontingen Pesparawi Kepri, Mider Sinaga (ketiga dari kiri) beserta tim panitia memberikan keterangan pers terkait polemik batalnya tim PSW Kepri berangkat mengikuti Pesparawai Nasional ke-XIV ke Manokwari Papua, di Batamcenter, Senin (29/6/2026). F Chahaya Simanjuntam/Batam Pos
Ketua Panitia LPPD Kepri, Jumaga Nadeak (kiri) didampingi bagian Humas Kontingen Pesparawi Kepri, Mider Sinaga (ketiga dari kiri) beserta tim panitia memberikan keterangan pers terkait polemik batalnya tim PSW Kepri berangkat mengikuti Pesparawai Nasional ke-XIV ke Manokwari Papua, di Batamcenter, Senin (29/6/2026). F Chahaya Simanjuntam/Batam Pos

batampos– Penanganan kasus dugaan penipuan dalam pengurusan tiket keberangkatan kontingen Pesparawi Kepulauan Riau ke Manokwari, Papua Barat, memasuki babak baru. Ketua Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kepri, Jumaga Nadeak, menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepri sebagai pelapor dalam perkara tersebut.

Jumaga memenuhi panggilan penyidik di Mapolda Kepri, Selasa (30/6), untuk memberikan keterangan terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan terhadap agen travel yang menangani pengurusan tiket keberangkatan kontingen Pesparawi Kepri.

Kuasa hukum LPPD Kepri, Bistok Nadeak, membenarkan kehadiran kliennya dalam pemeriksaan tersebut. Menurut dia, pemeriksaan merupakan tindak lanjut atas laporan yang telah diajukan beberapa hari sebelumnya.

"Kami hadir untuk memberikan keterangan sebagai pelapor. Kami menyampaikan informasi terkait laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang telah diajukan," ujar Bistok saat dihubungi, Selasa (30/6).

Ia menjelaskan, pihak yang dilaporkan merupakan agen travel yang bertanggung jawab mengurus tiket keberangkatan kontingen. Namun, pihaknya belum bersedia mengungkap materi pemeriksaan secara rinci karena menghormati proses hukum yang masih berlangsung.

"Kami menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada penyidik. Untuk materi pemeriksaan belum dapat kami sampaikan karena masih dalam tahap pendalaman," katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kepri, Kombes Pol Ronni Bonic, membenarkan pemeriksaan terhadap Jumaga. Ia mengatakan penyidik telah meminta keterangan pelapor sebagai bagian dari proses penyelidikan.

"Benar, yang bersangkutan dimintai keterangan dalam kapasitas sebagai pelapor sekaligus korban," kata Ronni.

Ia menambahkan, laporan tersebut telah diterima sejak 23 Juni 2026 dan telah diregistrasi sebagai laporan polisi. Saat ini penyidik masih mengumpulkan alat bukti serta meminta keterangan sejumlah pihak untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang dilaporkan.

"Laporan diterima pada 23 Juni kemarin," ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah 27 anggota kontingen Pesparawi Kepulauan Riau gagal berangkat mengikuti Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Rombongan sempat terlantar di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setelah mengetahui tiket yang mereka pegang hanya berstatus pemesanan (booking) dan tidak pernah diterbitkan menjadi tiket resmi.

Sebelumnya, Ketua LPPD Kota Tanjungpinang, Ria Ukur Rindu Tondang, mengungkapkan kontingen tetap berangkat ke Jakarta meski telah menerima informasi adanya dugaan masalah pada tiket. Namun, setelah dilakukan pengecekan di bandara, tiket tersebut dinyatakan tidak berlaku sehingga rombongan batal melanjutkan perjalanan ke Manokwari.

Akibat kejadian itu, puluhan peserta gagal mengikuti ajang Pesparawi Nasional XIV meski telah menjalani persiapan selama berbulan-bulan. Selain mengalami kerugian materiil, mereka juga kehilangan kesempatan mewakili Kepulauan Riau pada kompetisi tingkat nasional.

Saat ini penyidik Ditreskrimum Polda Kepri masih mendalami dugaan penipuan dan penggelapan tersebut, termasuk menelusuri peran agen travel serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam proses pengadaan tiket keberangkatan kontingen Pesparawi Kepri. (*)

Editor : Jamil Qasim
#LPPD #Pesparawi 2025