Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Baru 51 Pekerja Manfaatkan KPR BPJS Ketenagakerjaan di Batam

Abdul Azis Maulana • Jumat, 10 Juli 2026 | 20:22 WIB
ilustrasi
ilustrasi

batampos – Program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Manfaat Layanan Tambahan (MLT) BPJS Ketenagakerjaan di Kota Batam masih belum dimanfaatkan secara optimal. Hingga Juni 2026, baru 51 peserta yang mengakses fasilitas pembiayaan tersebut, sementara jumlah peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Batam mencapai sekitar 458 ribu orang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, mengatakan rendahnya pemanfaatan program tersebut mendorong pihaknya memperkuat kolaborasi dengan pengembang perumahan agar lebih banyak pekerja dapat memiliki rumah.

"Di Batam sampai Juni ini, program KPR baru diakses 51 peserta. Padahal peserta kami sekitar 458 ribu orang," ujar Budi, Jumat (10/7).

Menurutnya, peran pengembang menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pekerja. Karena itu, BPJS Ketenagakerjaan membuka ruang diskusi dengan para anggota Real Estate Indonesia (REI) untuk mengoptimalkan pemanfaatan Program Manfaat Layanan Tambahan.

Tidak Hanya KPR, Ada Pinjaman Uang Muka hingga Renovasi Rumah

Budi menjelaskan Program MLT tidak hanya menyediakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR), tetapi juga berbagai skema pembiayaan lain yang dapat dimanfaatkan peserta maupun pengembang.

Bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan, tersedia fasilitas Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) hingga Rp150 juta, pembiayaan KPR maksimal Rp500 juta, serta pinjaman renovasi rumah hingga Rp200 juta.

Sementara itu, pengembang perumahan juga dapat mengakses fasilitas kredit konstruksi untuk mendukung pembangunan proyek perumahan.

"Program MLT ini tidak hanya untuk KPR, tetapi juga ada pinjaman uang muka, renovasi rumah, hingga kredit konstruksi bagi pengembang," katanya.

Bunga Mengacu BI-Repo Rate

Budi menambahkan skema pembiayaan KPR melalui Program MLT menawarkan suku bunga yang mengacu pada BI-Repo Rate ditambah tiga persen.

Menurutnya, skema tersebut diharapkan mampu memberikan alternatif pembiayaan rumah yang lebih terjangkau bagi para pekerja, sekaligus mendorong peningkatan kepemilikan rumah di Batam.

Ia optimistis sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, perbankan, dan pengembang perumahan dapat meningkatkan pemanfaatan program tersebut.

Dengan jumlah peserta aktif yang mencapai sekitar 458 ribu orang, potensi pasar pembiayaan perumahan melalui Program MLT BPJS Ketenagakerjaan dinilai masih sangat besar dan terbuka untuk dikembangkan. (*)

 

Foto: Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, menyampaikan pemanfaatan Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) untuk KPR di Batam masih rendah. Hingga Juni 2026, baru 51 peserta yang memanfaatkan fasilitas tersebut dari sekitar 458 ribu peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan di Batam. Foto: BP Batam Pos/Dokumentasi.

Editor : Putut Ariyo
#BPJS Ketenagakerjaan #KPR BPJS #MLT BPJS #Perumahan Batam #REI Batam