Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Nobar Piala Dunia 2026 di Lembah Pelangi Sekupang

Rengga Yuliandra • Minggu, 12 Juli 2026 | 17:00 WIB
Suasana kebersamaan warga Kecamatan Sekupang saat mengikuti nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di kawasan wisata Lembah Pelangi, Minggu (12/7). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi sarana rekreasi keluarga di tengah suasana alam yang sejuk dan asri.   F. panitia
Suasana kebersamaan warga Kecamatan Sekupang saat mengikuti nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di kawasan wisata Lembah Pelangi, Minggu (12/7). Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menjadi sarana rekreasi keluarga di tengah suasana alam yang sejuk dan asri. F. panitia

batampos – Euforia Piala Dunia 2026 terasa berbeda di Kecamatan Sekupang, Batam. Warga berkumpul mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Argentina melawan Swiss di kawasan wisata Lembah Pelangi, Kelurahan Tanjung Pinggir, Minggu (12/7).

Kegiatan yang digagas Panitia Nobar Kecamatan Sekupang ini tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus menghadirkan alternatif rekreasi keluarga di akhir pekan.

Pengelola Lembah Pelangi, Odit Kuswar Lubis, mengatakan konsep nobar dipadukan dengan wisata alam agar masyarakat memperoleh pengalaman yang berbeda dibandingkan menonton di kafe atau pusat keramaian.

"Kami ingin nobar ini menjadi ajang silaturahmi warga. Masyarakat bisa datang bersama keluarga, bertemu tetangga, menikmati suasana alam, lalu menyaksikan pertandingan bersama. Jadi bukan hanya soal sepak bolanya, tetapi juga kebersamaan yang terbangun," ujarnya.

Padukan Sepak Bola dan Wisata Alam

Menurut Odit, Lembah Pelangi menawarkan konsep wisata alam dengan pepohonan rindang dan kontur perbukitan yang menciptakan suasana sejuk dan nyaman bagi pengunjung.

Selain menikmati pertandingan, pengunjung juga dapat memanfaatkan berbagai spot foto, area bermain anak, hingga jalur trekking ringan yang tersedia di kawasan wisata tersebut.

"Bagi keluarga yang datang, ini bisa menjadi paket lengkap. Anak-anak bisa rekreasi, orang tua menikmati suasana alam sekaligus menonton pertandingan. Setelah nobar selesai, pengunjung masih bisa berjalan-jalan menikmati keindahan Lembah Pelangi," katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar karena mampu memperkuat kebersamaan masyarakat melalui olahraga yang digemari berbagai kalangan.

"Harapan kami, masyarakat pulang bukan hanya membawa keseruan pertandingan, tetapi juga membawa kebahagiaan karena bisa berkumpul, bersilaturahmi, dan menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga di alam terbuka," tambahnya.

Warga Sambut Antusias

Salah seorang warga Sekupang, Andi Saputra, mengaku sengaja mengajak istri dan kedua anaknya mengikuti nobar di Lembah Pelangi karena menawarkan pengalaman yang berbeda dibandingkan menonton di rumah maupun di kafe.

"Kalau di sini anak-anak juga bisa bermain dan menikmati alam. Sementara kami orang tua bisa nonton bola bersama warga lain. Jadi sekali jalan bisa rekreasi sekaligus menikmati pertandingan Piala Dunia," ujarnya.

Menurut Andi, kegiatan nobar di ruang terbuka seperti ini layak menjadi agenda rutin karena memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkumpul sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

"Biasanya kalau nobar selesai langsung pulang. Di Lembah Pelangi kami bisa datang lebih awal, jalan-jalan, foto-foto, menikmati udara yang sejuk, baru menonton pertandingan. Anak-anak senang, kami juga bisa berkumpul dengan tetangga," katanya.

Dengan memadukan olahraga, wisata alam, dan kebersamaan, kegiatan nobar di Lembah Pelangi menjadi salah satu alternatif hiburan keluarga yang turut mendukung promosi destinasi wisata lokal di Kota Batam. (*)

Editor : Putut Ariyo
#Piala Dunia 2026 #Nobar Batam #Lembah Pelangi #wisata batam #sekupang