Tim Batam Pos Silaturahmi dengan Manajemen Pertamina Patra Niaga, Ini yang Dibahas

Yashinta • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:30 WIB
Direktur Batam Pos Yusuf Hidayat, Pemimpin Redaksi Batam Pos Fiska Juanda, dan Manager Iklan Agus Triono foto bersama dengan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepri Bagus Handoko bersama Hanafi selaku Sales Branch Manager Bidang Fuel saat kunjungan ke Kantor Pertamina Patra Niaga, Rabu (22/7/2026) kemarin. F Yashinta/Batam Pos
Direktur Batam Pos Yusuf Hidayat, Pemimpin Redaksi Batam Pos Fiska Juanda, dan Manager Iklan Agus Triono foto bersama dengan Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepri Bagus Handoko bersama Hanafi selaku Sales Branch Manager Bidang Fuel saat kunjungan ke Kantor Pertamina Patra Niaga, Rabu (22/7/2026) kemarin. F Yashinta/Batam Pos

Batampos - Batam Pos merupakan media pertama dan terbesar di Kepri yang terus berupaya menghadirkan informasi yang benar dan terverifikasi kepada masyarakat hingga kini. Hal tersebut disampaikan dalam silaturahmi jajaran Batam Pos ke Kantor Pertamina Patra Niaga di Batamcenter, Rabu (22/7/2026) siang.

Koran ini, selalu menjalankan fungsi media dalam memberikan informasi yang akurat, terutama terkait isu-isu menyangkut kepentingan publik.

Rombongan Batam Pos dipimpin Direktur Batam Pos Yusuf Hidayat, didampingi Pemimpin Redaksi Batam Pos Fiska Juanda dan Manager Iklan Agus Triono. Kedatangan mereka disambut Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepri Bagus Handoko bersama Hanafi selaku Sales Branch Manager Bidang Fuel. 

“Kunjungan ini menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi sekaligus bertukar informasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat,” ujar Fiska Juanda, Pimpinan Redaksi Batam Pos.

Baca Juga: Bareskrim Tetapkan Dua Bos Pabrik Gas N2O Whip Pink Jadi Tersangka

Juanda mengatakan, derasnya informasi di media sosial membuat masyarakat harus lebih selektif dalam menerima setiap kabar yang beredar. Menurutnya, informasi yang belum terkonfirmasi dapat dengan cepat menyebar dan membentuk persepsi yang keliru. 

“Informasi yang beredar luas belum tentu semuanya benar, sehingga tugas media adalah melakukan pengecekan dan konfirmasi sebelum menyampaikannya kepada publik,” katanya.

Ia menegaskan, Batam Pos siap membantu Pertamina dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, khususnya ketika muncul isu yang berkaitan dengan BBM. Namun, informasi teknis mengenai pasokan, distribusi, maupun kebijakan BBM tetap harus berasal dari pihak yang memiliki kewenangan. 

“Kami siap membantu menyebarkan informasi yang benar. Ketika ada isu yang berkembang, kami akan melakukan konfirmasi kepada pihak terkait agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang sesuai fakta,” ujar Juanda.

Baca Juga: Salinan Tertua The Odyssey Berusia 1.700 Tahun Dipamerkan, Saksi Awal Sejarah Buku Modern

Menurut Juanda, isu mengenai BBM menjadi salah satu informasi yang sensitif karena menyangkut kebutuhan sehari-hari masyarakat. Kabar yang tidak benar terkait kenaikan harga atau kelangkaan dapat memicu kepanikan dan membuat masyarakat mengambil tindakan berdasarkan informasi yang belum dipastikan. 

“Kalau informasi yang keliru terus berulang di media sosial, masyarakat bisa menganggapnya sebagai sebuah kebenaran. Karena itu, informasi harus dikembalikan kepada sumber yang berwenang,” katanya.

Ia juga menilai media sosial memiliki efek domino dalam penyebaran informasi. Satu informasi yang belum tentu benar dapat dikutip dan dibuat ulang menjadi berbagai konten sehingga semakin banyak masyarakat yang mempercayainya. 

“Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat membutuhkan media yang melakukan verifikasi, bukan hanya ikut menyebarkan informasi yang sedang ramai,” ujar Juanda.

Sementara itu, Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kepri Bagus Handoko menyambut baik atas informasi yang disampaikan. Menurutnya, pengelolaan pasokan BBM dilakukan melalui perencanaan yang matang. Pertamina harus memperhitungkan kebutuhan, ketersediaan stok, pasokan dari kilang maupun impor, hingga distribusi kepada masyarakat. 

“Rantai pasok BBM harus direncanakan dengan baik karena kebutuhan masyarakat terus bergerak dan pasokan harus disiapkan sesuai perhitungan,” kata Bagus.

Dijelaskannya, Pertamina juga tidak dapat menyimpan stok dalam jumlah berlebihan karena terdapat biaya yang harus diperhitungkan. Namun, stok tetap harus dijaga agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. 

“Kami harus menjaga keseimbangan antara ketersediaan stok dan kebutuhan di lapangan. Penyimpanan yang terlalu besar juga memiliki konsekuensi biaya,” ujarnya.

Bagus mengatakan, peningkatan permintaan secara tiba-tiba salah satunya dapat terjadi akibat panic buying. Kondisi tersebut biasanya muncul ketika masyarakat menerima informasi mengenai BBM yang belum jelas kebenarannya. 

“Permintaan yang melonjak secara mendadak bisa terjadi karena kepanikan masyarakat. Karena itu, informasi yang akurat sangat penting agar masyarakat tidak mengambil keputusan berdasarkan kabar yang belum pasti,” katanya.

Ia menilai, komunikasi dengan media menjadi salah satu bagian penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Ketika muncul isu, masyarakat membutuhkan penjelasan dari sumber yang tepat agar tidak terjadi kesalahpahaman. 

“Kami tentu berharap informasi yang berkaitan dengan BBM dapat disampaikan berdasarkan kondisi dan keterangan yang benar, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujar Bagus.

Dalam pertemuan tersebut, Batam Pos dan Pertamina juga membahas pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui penyampaian informasi yang tepat. Batam Pos sebagai media akan tetap menjalankan proses jurnalistik dengan melakukan konfirmasi, sedangkan informasi teknis mengenai BBM disampaikan oleh Pertamina sesuai kewenangannya. 

“Yang paling penting adalah masyarakat mendapatkan informasi yang jelas. Media melakukan konfirmasi, sementara pihak yang berwenang memberikan penjelasan sesuai bidangnya,” ujar Direktur Batam Pos, Yusuf Hidayat.

Baca Juga: Viral Penampakan Buaya di Sungai Lepah, Warga Diminta Tetap Waspada

Silaturahmi tersebut diharapkan dapat mempererat komunikasi antara Batam Pos dan Pertamina Patra Niaga. Dengan komunikasi yang baik, informasi yang menyangkut kepentingan masyarakat dapat lebih cepat dikonfirmasi ketika muncul isu di tengah publik. 

“Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin dengan baik, sehingga ketika ada informasi yang perlu diketahui masyarakat, proses konfirmasinya dapat dilakukan dengan cepat,” sebut Yusuf.

Batam Pos menegaskan akan terus berupaya menghadirkan berita yang akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat. Sementara itu, Pertamina Patra Niaga tetap menjadi pihak yang berwenang memberikan informasi terkait pasokan, distribusi, dan kebijakan BBM. 

“Kami akan tetap berpegang pada prinsip jurnalistik dengan mengedepankan verifikasi dan konfirmasi agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar,” pungkas Juanda. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
silaturahmi batam pos Pertamina Patra Niaga batampos