Batampos - Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai merekonstruksi ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya dari kawasan Pura Agung Amerta Bhuana hingga Taman Kota, mulai Sabtu (25/7/2026) hari ini.
Proyek ini diperkirakan berlangsung selama empat pekan dengan metode rekonstruksi total untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan.
Rekonstruksi dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terhadap kondisi Jalan Gajah Mada yang mengalami ambles dan bergelombang. Kerusakan tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu kelancaran arus lalu lintas di jalur utama yang menghubungkan Batam Center dan Sekupang.
Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pekerjaan tidak hanya menambal permukaan jalan, tetapi meliputi pembongkaran beton yang rusak, perbaikan dan pemadatan lapis pondasi, pengecoran ulang menggunakan beton bertulang, hingga pengaspalan kembali.
“Kami memilih melakukan rekonstruksi secara menyeluruh pada titik-titik yang mengalami kerusakan agar hasilnya lebih kuat dan memiliki usia yang lebih panjang. Langkah ini merupakan investasi untuk meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat dan logistik,” ujar Ariastuty dalam keterangan resminya kemarin.
Baca Juga: Hari Bakti TNI AU ke-79, Lanud Hang Nadim Salurkan Sembako untuk Warga Pantai Camar Nongsa
Menurut Ariastuty, proses pengerjaan diperkirakan selesai dalam waktu sekitar empat minggu. Namun, durasi tersebut tetap bergantung pada kondisi cuaca serta kompleksitas pekerjaan di lapangan.
BP Batam berharap rekonstruksi Jalan Gajah Mada dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik serta aktivitas ekonomi di Kota Batam. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak