Batampos – Harga ayam potong segar kembali mengalami kenaikan di Batam. Di sejumlah pasar, dijual mencapai Rp47 ribu per kilogram. Harga tersebut naik sekitar Rp3 ribu dibandingkan pekan sebelumnya.
Kenaikan harga ini dikeluhkan sejumlah pedagang dan pelaku usaha kuliner. Sebab, kenaikan harga ayam secara langsung berdampak terhadap biaya operasional dan daya beli konsumen.
Pantauan Batam Pos di Pasar Botania Batamcenter, Minggu (26/7/2026), harga ayam potong segar saat ini dijual hingga Rp47 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang ayam potong, Ali, mengatakan kenaikan harga terjadi karena permintaan ayam dari peternak kembali meningkat.
Menurutnya, tingginya permintaan membuat harga ayam dari tingkat peternak ikut mengalami kenaikan. Kondisi tersebut kemudian berdampak pada harga jual di pasar.
Baca Juga: Pasir Laut Numbing Diincar Pasar Singapura
”Permintaan ayam dari peternak sedang meningkat. Itu yang membuat harga ayam kembali naik,” ujarnya.
Ia mengaku kenaikan harga tersebut membuat sejumlah pelanggan mempertanyakan harga jual ayam yang semakin tinggi. Namun, pedagang tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti harga pembelian dari peternak.
”Pelanggan ada yang bertanya kenapa harganya naik. Kami jelaskan, harga dari peternak di Barelang memang sudah mengalami kenaikan, sehingga harga jual harus disesuaikan,” katanya.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Bahan Pokok Kota Batam, Aryanto, mengatakan kenaikan harga tidak terjadi pada seluruh jenis ayam. Untuk ayam beku atau frozen, menurutnya, harga masih relatif normal dan jika terjadi kenaikan tidak terlalu signifikan.
”Untuk ayam beku sejauh ini masih normal. Kalaupun ada perubahan harga, kenaikannya relatif kecil sehingga tidak terlalu berpengaruh,” ujarnya.
Di sisi lain, kenaikan harga ayam potong segar turut dirasakan pelaku usaha kuliner. Risa, salah seorang pedagang ayam penyet, mengaku kenaikan harga kali ini cukup membebani usahanya.
”Kenaikannya kembali terasa. Bagi pedagang makanan seperti kami, selisih beberapa ribu rupiah per kilogram cukup berpengaruh terhadap biaya usaha,” katanya.
Ia menyebut harga ayam potong segar sempat mengalami penurunan saat libur sekolah. Namun, setelah aktivitas masyarakat kembali normal, harga ayam kembali meningkat cukup tajam.
Baca Juga: Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah Warga Pesisir Bintan
”Waktu libur sekolah kemarin harga ayam sempat lebih bersahabat. Kemungkinan karena permintaan menurun. Sekarang setelah aktivitas kembali ramai, harganya naik lagi dan kenaikannya cukup terasa,” ujarnya.
Sebelumnya, setelah masa libur sekolah berakhir, harga ayam potong segar di Batam mulai mengalami kenaikan. Dari kisaran Rp36 ribu hingga Rp38 ribu per kilogram, harga kemudian naik menjadi Rp42 ribu hingga Rp44 ribu per kilogram.
Kini, harga kembali mengalami kenaikan dan menyentuh Rp47 ribu per kilogram. Kondisi ini membuat pedagang berharap harga ayam potong segar dapat kembali stabil sehingga tidak semakin membebani pedagang maupun konsumen. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak