Batampos - Pemko Batam melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardi B Winata menyesalkan aktivitas promosi bernuansa sensual oleh Luxor Spa and Massage di salah satu pusat perbelanjaan terbaru yang di kawasan Baloi Kota, Batam.
“Kami mau segera panggil pengelolanya. Minta klarifikasi segera manajemennya,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardi B Winata saat dihubungi Senin (27/7/2026).
Ardi mengatakan, postingan yang awalnya diunggah manajemen Luxor Spa Batam melalui akun media sosialnya meski sudah dihapus setelah mendapat sorotan dari masyarakat, mengungkapkan promosi mengandung pornografi tersebut sangat tidak layak di tengah perkembangan media sosial yang menyajikan informasi secara cepat.
Baca Juga: Viral Disebut Makan Biji Cempedak Setiap Hari, Pasutri Lansia di Bintan Bantah: Tetap Makan Nasi
“Ini sangat tidak baik untuk pariwisata Batam,” tegas Ardi di tengah rapat dengan Wali Kota, sore ini.
Menurutnya, Batam dikemas sebagai destinasi wisata kuliner, olahraga, MICE, wisata budaya, dan juga religi, wisata agro, dan juga ekowisata. “Jadi kami akan segera panggil pengelolanya,” ungkapnya.
Baca Juga: Volume Sampah Batam Naik 35 Persen, DLH Tambah Armada dan Ubah Pola Pengangkutan
Seperti diketahui, konten promosi bernuansa sensual dengan menghadirkan beberapa perempuan berpakaian super minim diunggah @luxorspabatam, akun Instagram resmi Luxor Spa & Massage Batam beberapa waktu lalu.
Unggahan tersebut memicu komentar tajam dari warga Batam dan mengaitkan promosi bernuansa sensual tersebut berpotensi melanggar norma kesusilaan serta peraturan perundang-undangan, termasuk UU Nomor 44/2008 tentang Pornografi. (*)
Editor : Chahaya Simanjuntak