Tim dari Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, saat melakukan pemasangan Lampu hias bertuliskan "Laluan Madani" di Flyover Jalan Gajah Mada, Senin (27/7) F. Arsip Dinas BMSDA untuk Batam Pos
Batampos - Lampu hias bertuliskan "Laluan Madani" di Flyover Jalan Gajah Mada atau Simpang Jam kembali terpasang setelah sempat padam dan menghilang. Pemerintah Kota Batam memastikan ornamen tersebut bukan dicuri, melainkan diturunkan untuk diperbaiki setelah mengalami kerusakan akibat vandalisme.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Batam, Metra Dinata, mengatakan pemasangan kembali lampu hias itu dilakukan Senin (27/7/2026) kemarin
"Kami sudah pasang kembali. Kemarin sempat ada perusakan oleh orang tak bertanggung jawab terhadap fasilitas umum di Batam," kata Metra saat diwawancarai, Selasa (28/7/2026).
Menurut dia, proses perbaikan membutuhkan waktu karena sejumlah komponen mengalami kerusakan. Tim teknis tidak mengganti seluruh instalasi, melainkan memperbaiki bagian yang rusak.
Metra mengatakan setiap huruf pada tulisan "Laluan Madani" tersusun dari ratusan titik lampu yang saling terhubung. Karena itu, perbaikan harus dilakukan secara teliti agar sistem pencahayaan kembali berfungsi normal.
"Tidak diganti baru, hanya diperbaiki saja," ujarnya.
Sebelumnya, absennya tulisan "Laluan Madani" dari Flyover Jalan Gajah Mada sempat memunculkan spekulasi di media sosial. Sebagian warga menduga ornamen tersebut dicuri.
Metra membantah dugaan itu. Ia mengatakan kabel dan sejumlah bagian instalasi mengalami kerusakan setelah diganggu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Lagi diperbaiki, bukan dimaling. Nanti setelah diperbaiki akan disetting lagi di tempat semula," katanya pada 15 Juli 2026.
Saat itu, Metra memperkirakan proses perbaikan memerlukan waktu satu hingga dua pekan. Lampu hias tersebut akhirnya kembali dipasang pada 27 Juli.
Metra berharap masyarakat ikut menjaga fasilitas umum dan tidak melakukan vandalisme. Ia mengingatkan fasilitas yang dibangun pemerintah merupakan bagian dari ruang publik yang digunakan bersama.
"Semoga masyarakat Batam senang, saling menjaga lah. Kami berpesan untuk masyarakat Batam menjaga kota kita dari perusakan fasilitas umum dan vandalisme," ujarnya.
BMSDA sebelumnya juga menginformasikan bahwa lampu hias "Laluan Madani" sedang menjalani pemeliharaan. Selama proses tersebut, pencahayaan ornamen belum dapat beroperasi secara optimal.
Kini, setelah kembali terpasang, tulisan "Laluan Madani" kembali menjadi bagian dari lanskap Flyover Jalan Gajah Mada, terutama pada malam hari. Pemerintah Kota Batam berharap fasilitas tersebut dapat terus dirawat dan tidak kembali menjadi sasaran vandalisme. (*)