Pegawai Teladan Lapas Batam Diganjar Penghargaan, Pacu Kinerja dan Integritas

Eusebius Sara • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 14:31 WIB
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menyerahkan penghargaan kepada Pegawai Teladan usai apel internal di Lapas Batam, Selasa (28/7). F. Istimewa
Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, menyerahkan penghargaan kepada Pegawai Teladan usai apel internal di Lapas Batam, Selasa (28/7). F. Istimewa

batampos – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Batam memberikan penghargaan kepada Pegawai Teladan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, disiplin, dan kinerja dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu semangat seluruh pegawai untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan.

Penghargaan diserahkan usai jajaran Lapas Batam mengikuti Apel Bersama Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kemenko Kumham Imipas) yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (28/7).

Apel bersama diikuti seluruh pegawai Lapas Batam sebagai wujud komitmen memperkuat disiplin, sinergi, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Novita Ilmaris, selaku pembina apel, dan diikuti seluruh jajaran di lingkungan Kemenko Kumham Imipas.

Baca Juga: Kursi Eselon II di Pemko Batam Mulai Terisi, Dua Pejabat Lagi Segera Pensiun

Usai apel virtual, Kepala Lapas Kelas IIA Batam, Yosafat Rizanto, memimpin apel internal yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada Pegawai Teladan.

Yosafat mengatakan penghargaan tersebut tidak sekadar menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga diharapkan mampu memotivasi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas kerja, menjaga disiplin, serta menjunjung tinggi integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat maupun pembinaan kepada warga binaan.

"Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh pegawai untuk terus berkinerja dengan baik, menjaga disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Yosafat.

Sementara itu, dalam amanatnya, Sekjen Kementerian Hukum Novita Ilmaris menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana membangun disiplin, memperkuat semangat kerja, dan menyatukan komitmen seluruh aparatur sipil negara dalam menjalankan tugas secara profesional.

Ia juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sesuai nilai-nilai ASN BerAKHLAK. Selain itu, petugas pemasyarakatan diminta tetap memastikan terpenuhinya hak-hak anak binaan serta menyukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai kegiatan yang membangkitkan semangat nasionalisme.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Lapas Batam berkomitmen memperkuat disiplin kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, melaksanakan analisis dan evaluasi (Anev) kinerja secara berkala, serta membangun budaya kerja yang profesional, humanis, dan berintegritas.

Melalui pemberian penghargaan Pegawai Teladan, Lapas Batam berharap tercipta budaya kerja yang kompetitif dan positif sehingga mampu mendorong peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan. (*)

 

Editor : Jamil Qasim
Pegawai Teladan lapas batam