batampos – Kota Batam kini memiliki Vision Centre atau pusat layanan kesehatan mata tingkat puskesmas yang menjadi yang pertama dan satu-satunya di Sumatera. Fasilitas tersebut resmi mulai beroperasi melalui soft opening di UPT Puskesmas Sei Lekop, Kamis (30/7), sebagai upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang berkualitas.
Kehadiran Vision Centre menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Batam dalam memperkuat transformasi layanan kesehatan primer. Melalui fasilitas ini, masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan mata lebih dekat dengan tempat tinggal tanpa harus langsung dirujuk ke rumah sakit.
Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan ketajaman penglihatan, skrining kelainan refraksi, deteksi dini katarak, glaukoma, retinopati diabetik, hingga berbagai gangguan mata lainnya. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai kesehatan mata serta layanan rujukan terintegrasi apabila memerlukan penanganan lanjutan oleh dokter spesialis mata.
Baca Juga: BP Batam-KKP Integrasikan Perizinan, Ekspor Perikanan Ditarget Makin Cepat
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, mengatakan Vision Centre merupakan bagian dari upaya meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan mata sekaligus memperkuat layanan kesehatan primer.
"Semakin cepat gangguan penglihatan ditemukan, semakin besar peluang untuk ditangani. Dengan adanya Vision Centre di tingkat puskesmas, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan layanan kesehatan mata yang berkualitas," ujarnya.
Peresmian Vision Centre ditandai dengan penyerahan kacamata gratis secara simbolis kepada siswa SDN 010 yang sebelumnya menjalani pemeriksaan mata dalam rangka Bulan Bakti Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI). Setelah itu, Kepala Dinas Kesehatan bersama tamu undangan meninjau ruang pelayanan beserta peralatan pemeriksaan mata yang telah tersedia. Pada hari yang sama, petugas juga memberikan layanan pemeriksaan mata kepada sejumlah warga lanjut usia.
Baca Juga: Drainase Tersumbat Dua Bulan, Jalan Piayu Laut Tergenang dan Rawan Kecelakaan
Vision Centre di UPT Puskesmas Sei Lekop merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Batam dengan PERDAMI. Kerja sama tersebut menjadi bentuk sinergi pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama, dan organisasi profesi dalam menghadirkan layanan kesehatan mata yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
Perwakilan PERDAMI Kota Batam, dr. Hafizah, Sp.M, mengatakan Vision Centre di UPT Puskesmas Sei Lekop merupakan Vision Centre satelit pertama dan satu-satunya di Sumatera, sekaligus menjadi Vision Centre satelit kedua di Indonesia setelah Kalimantan Selatan.
Menurutnya, keberadaan fasilitas tersebut menjadi langkah penting dalam memperluas akses pelayanan kesehatan mata di tingkat pelayanan primer sekaligus memperkuat sistem rujukan yang terintegrasi antara puskesmas dan rumah sakit.
"Dengan hadirnya Vision Centre, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan mata yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas. Deteksi dini merupakan kunci untuk mencegah gangguan penglihatan yang dapat berujung pada kebutaan. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini secara optimal," kata dr. Hafizah.
Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Sei Lekop, Eny Yuliawati, menyebut kehadiran Vision Centre merupakan wujud komitmen puskesmas dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer melalui pelayanan yang lebih komprehensif, bermutu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal sehingga berbagai gangguan penglihatan dapat dideteksi sejak dini dan ditangani lebih cepat.
Soft opening Vision Centre turut dihadiri Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam dr. Andi Sarbiah beserta jajaran, perwakilan PERDAMI Kota Batam dr. Sienna, Sp.M, Kepala UPT Puskesmas Sei Langkai Yuliadi Arwin, Kepala UPT Puskesmas Sei Pelunggut dr. Hanny, pengurus Ikatan Refraksionis dan Optisien Indonesia (IROPIN), mitra kerja, serta sejumlah tamu undangan.
Dengan beroperasinya Vision Centre ini, Pemerintah Kota Batam berharap akses layanan kesehatan mata semakin mudah dijangkau masyarakat. Fasilitas tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan deteksi dini gangguan penglihatan, menekan angka kebutaan yang sebenarnya dapat dicegah, serta memperkuat jejaring pelayanan kesehatan mata di Kota Batam. (*)
Editor : Jamil Qasim