Disnaker Batam Gelar Pelatihan Kewirausahaan Perdana bagi Penyandang Disabilitas

Antara • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 17:31 WIB
Disnaker Batam dan Kementerian Ketenagakerjaan saat memberi atribut pelatihan kerja kepada peserta penyandang disabilitas di Batam, Kepri, Kamis (6/8/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)
Disnaker Batam dan Kementerian Ketenagakerjaan saat memberi atribut pelatihan kerja kepada peserta penyandang disabilitas di Batam, Kepri, Kamis (6/8/2026). (ANTARA/Amandine Nadja)

batampos – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam untuk pertama kalinya menggelar pelatihan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi, memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendorong terciptanya pasar kerja yang lebih inklusif.

Kepala Disnaker Kota Batam, Yudi Suprapto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program perluasan kesempatan kerja sekaligus mendukung Program Prioritas Nomor 7 Wali Kota Batam yang berfokus pada peningkatan kualitas tenaga kerja.

"Ini pertama kali dilaksanakan di Batam, pelatihan untuk penyandang disabilitas. Tujuannya meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas maupun nondisabilitas agar memiliki daya saing di dunia kerja," ujar Yudi, Kamis (6/8).

Baca Juga: Polda Kepri Turunkan Tim Jatanras, Pemburu Begal Driver Ojol Maxim Diperluas

Menurutnya, pelatihan ini juga menjadi upaya pemerintah mendukung implementasi ketentuan yang mewajibkan perusahaan swasta mempekerjakan sedikitnya satu persen tenaga kerja penyandang disabilitas.

"Ini menjadi tantangan bagi kami untuk membantu mewujudkan amanat tersebut. Melalui pelatihan ini kami ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, membuka peluang usaha, memperluas kesempatan kerja, sekaligus mendorong kesempatan kerja yang inklusif," katanya.

Sebanyak 136 peserta mengikuti program tersebut. Dari jumlah itu, 95 orang merupakan penyandang disabilitas, sedangkan sisanya adalah pendamping, seperti anggota keluarga.

Baca Juga: Gerai Indomaret Bertambah, Pemko Tanjungpinang Targetkan 25 Gerai Serap Ratusan Tenaga Kerja

Para peserta berasal dari berbagai kategori disabilitas, antara lain disabilitas fisik, sensorik, dan motorik. Sejumlah peserta tampak mengikuti kegiatan dengan menggunakan kursi roda maupun alat bantu jalan.

Disnaker Batam menyediakan delapan jenis pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha. Pelatihan tersebut meliputi tata boga (16 peserta), salon kecantikan (15 peserta), hidroponik buah (23 peserta), operator komputer (18 peserta), barista UMKM (17 peserta), housekeeping dan laundry (16 peserta), pangkas rambut (14 peserta), serta digital marketing (17 peserta).

Seluruh pelatihan dilaksanakan di masing-masing lembaga pelatihan kerja dan dijadwalkan berlangsung hingga November 2026.

Yudi berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin sehingga keterampilan yang diperoleh menjadi bekal untuk bekerja maupun membangun usaha secara mandiri.

"Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan disiplin dan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang didapat bisa menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Bidang Tenaga Kerja Disabilitas Kementerian Ketenagakerjaan, Asrian Darma Saputra, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Batam yang dinilai aktif memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas.

"Batam menjadi salah satu daerah yang aktif dalam pengembangan tenaga kerja disabilitas. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata untuk mewujudkan kesempatan kerja yang setara agar peserta nantinya dapat masuk ke pasar kerja," katanya.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk berkarya dan mengembangkan potensi.

"Keterbatasan fisik bukan menjadi halangan. Pelatihan ini memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk memperoleh pekerjaan maupun bekerja secara mandiri," tutupnya. (*)

Editor : Jamil Qasim
Pelatihan Kewirausahaan penyandang disabilitas bisa kerja disnaker batam