Wisman Serbu Batam, 820 Ribu Kunjungan Tercatat hingga Juni 2026

Muhammad Sya'ban • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 07:00 WIB
Wisatawan mancanegara memadati Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Sabtu (8/8). Kunjungan wisman ke Batam mencapai 820.934 orang sepanjang Januari-Juni 2026. Foto: Disbudpar untuk Batam pos
Wisatawan mancanegara memadati Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre, Sabtu (8/8). Kunjungan wisman ke Batam mencapai 820.934 orang sepanjang Januari-Juni 2026. Foto: Disbudpar untuk Batam pos

batampos – Arus wisatawan mancanegara (wisman) kembali memadati pintu masuk internasional Batam pada akhir pekan. Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre menjadi salah satu titik yang ramai oleh kedatangan wisatawan dari negara tetangga, Sabtu (8/8).

Lonjakan aktivitas tersebut sejalan dengan pertumbuhan kunjungan wisman ke Batam sepanjang semester pertama 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, sebanyak 820.934 wisman tercatat berkunjung ke Batam selama Januari-Juni 2026.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 738.426 kunjungan. Artinya, terjadi tambahan lebih dari 82 ribu kunjungan wisman dalam kurun enam bulan.

Baca Juga: Amsakar Serukan Batam Bebas Perundungan Saat Peringatan Hari Anak Nasional

Khusus Juni 2026, BPS mencatat sebanyak 160.871 kunjungan wisman ke Batam. Singapura masih menjadi pasar utama dengan 83.028 kunjungan atau 51,61 persen dari total wisman.

Malaysia berada di posisi kedua dengan 44.884 kunjungan atau 27,90 persen.

Kedekatan geografis serta tersedianya konektivitas transportasi laut membuat Singapura dan Malaysia masih menjadi penyumbang utama wisatawan asing ke Batam.

Pertumbuhan kunjungan wisatawan juga tercermin dari tingkat hunian hotel. BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Batam pada Juni 2026 mencapai 59,77 persen.

Angka tersebut naik 4,58 poin dibandingkan TPK hotel berbintang pada Mei 2026.

Baca Juga: Korban Penipuan Segitiga Bertambah, Polisi Imbau Warga Waspada Saat Transaksi Online

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, menyebut ramainya pergerakan wisman di pintu masuk internasional menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata daerah.

“Kita melihat aktivitas wisatawan mancanegara di Batam, khususnya pada akhir pekan cukup ramai. Ini tentu menjadi hal yang positif bagi pariwisata Batam,” ujar Ardiwinata.

Menurut dia, pemerintah berharap wisatawan tidak hanya menjadikan Batam sebagai kota transit, tetapi juga menghabiskan waktu dengan menikmati berbagai destinasi yang tersedia.

Batam memiliki beragam pilihan wisata, mulai dari wisata bahari, belanja, kuliner, sejarah, religi, budaya, olahraga, MICE, agro dan ekowisata hingga wisata minat khusus.

“Kita berharap wisatawan yang datang tidak hanya berkunjung, tetapi juga menikmati berbagai destinasi dan aktivitas wisata yang ada di Kota Batam,” katanya.

Ardiwinata mengatakan Disbudpar terus mendorong promosi dan pengembangan destinasi untuk menjaga daya tarik Batam di tengah persaingan pariwisata kawasan regional.

Upaya tersebut dilakukan melalui promosi, penyelenggaraan berbagai kegiatan serta kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata.

Baca Juga: 50 Halte Trans Batam Disiapkan untuk Branding, Tarif hingga Rp2,5 Juta per Bulan

“Kita terus melakukan promosi dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan pariwisata. Berbagai kegiatan dan destinasi yang kita miliki juga terus kita dorong agar wisatawan semakin banyak pilihan selama berada di Batam,” ujarnya.

Meningkatnya arus wisman juga memberikan efek terhadap berbagai sektor ekonomi. Selain hotel, pergerakan wisatawan ikut menghidupkan restoran, transportasi, pusat perbelanjaan, destinasi wisata hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Dengan konektivitas internasional yang kuat dan dominasi pasar wisatawan dari Singapura serta Malaysia, Batam masih memiliki peluang besar untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata Indonesia di kawasan barat. (*)

Editor : M Tahang
Disbudpar Kota Batam Wisman Serbu Batam Singapura dan Malaysia wisatawan asing