Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenduri Seni Melayu Batam Gandeng Seniman Lokal dan UMKM

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Penampilan grup musik pada Kenduri Seni Melayu Batam tahun lalu. Tahun ini, Kenduri Seni Melayu Batam bakal semakin meriah dengan lebih banyak melibatkan seniman lokal dan UMKM. F. Istimewa
Penampilan grup musik pada Kenduri Seni Melayu Batam tahun lalu. Tahun ini, Kenduri Seni Melayu Batam bakal semakin meriah dengan lebih banyak melibatkan seniman lokal dan UMKM. F. Istimewa

Advertisement

batampos — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam kembali menggelar Kenduri Seni Melayu dengan konsep lebih luas dan inklusif.

Tahun ini, rangkaian kegiatan tidak hanya terpusat di satu lokasi, tetapi diawali dengan tiga tahap “Jelang Kenduri” yang melibatkan sanggar seni dari seluruh kecamatan.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Batam, Samson Rambah Pasir, mengatakan konsep ini dirancang untuk memberi ruang lebih besar bagi pelaku seni lokal.

“Tahun ini kita buat tiga kali Jelang Kenduri agar sanggar-sanggar seni di kecamatan punya panggung lebih luas,” ujarnya, Kamis (9/4).

Jelang Kenduri pertama dijadwalkan pada 18–19 April di Lapangan Sentosa Perdana (SP), melibatkan sanggar dari Sagulung, Batuaji, Sekupang, hingga Belakangpadang.

Advertisement

Tahap kedua akan digelar di Tanjunguma dengan partisipasi sanggar dari Lubukbaja, Batuampar, Batam Kota, dan Bengkong. Sementara tahap ketiga berlangsung di Sungai Beduk, menampilkan kelompok seni dari Sungai Beduk, Nongsa, Galang, dan Bulang.

Kelompok terbaik dari masing-masing tahap akan tampil di puncak Kenduri Seni Melayu tingkat kota di Dataran Engku Putri.

Menurut Samson, skema ini diharapkan mendorong sanggar seni untuk lebih aktif dan berkembang, sekaligus menjadi ajang seleksi alami untuk menampilkan penampilan terbaik.

Advertisement

Artikel Terkait

 Kenduri Seni Melayu 2026 Batam, Libatkan Empat Negara

Kenduri Seni Melayu 2026 Batam, Libatkan Empat Negara

Kenduri Seni Melayu 2026 di Batam menghadirkan seniman dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, dan Thailand untuk memperkuat wisata budaya.

Batam Rawat Warisan Budaya Lewat Jelang Kenduri Seni Melayu 2026

Batam Rawat Warisan Budaya Lewat Jelang Kenduri Seni Melayu 2026

Jelang Kenduri Seni Melayu 2026 di Batam hadirkan tari, musik, pantun, dan permainan rakyat untuk lestarikan budaya Melayu.

Wisman Serbu Batam, 820 Ribu Kunjungan Tercatat hingga Juni 2026

Wisman Serbu Batam, 820 Ribu Kunjungan Tercatat hingga Juni 2026

Kunjungan wisman ke Batam mencapai 820.934 orang sepanjang Januari-Juni 2026. Singapura dan Malaysia masih mendominasi wisatawan asing.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer