batampos – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), memastikan 48 unit kamera closed-circuit television (CCTV) milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam dipantau secara terpusat selama 24 jam.
Pemantauan dilakukan untuk mendukung keamanan di fasilitas publik sekaligus membantu pemerintah merespons berbagai kondisi darurat dengan lebih cepat.
Kepala Diskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan mengatakan, 48 CCTV tersebut tersebar di 24 titik fasilitas publik, mulai dari ruas jalan kota, taman kota hingga kawasan pusat pemerintahan.
“Semua CCTV yang ada kita pantau secara terpusat selama 24 jam melalui ruang kontrol Diskominfo di Gedung Pemko Batam,” kata Rudi saat dikonfirmasi di Batam, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, pemantauan CCTV dapat membantu pemerintah dalam merespons kejadian darurat, memantau kecelakaan lalu lintas, serta mendukung pengawasan keamanan di sejumlah kawasan publik.
“Keberadaan CCTV juga dapat membantu pemerintah memperoleh informasi secara lebih cepat ketika terjadi suatu kejadian di lokasi yang terpantau kamera,” ujarnya.
Ada 10 Usulan Penambahan CCTV
Selain 48 CCTV yang saat ini beroperasi, Diskominfo Batam juga menerima usulan penambahan kamera dari masyarakat dan pemerintah kecamatan.
Rudi menyebutkan, terdapat sekitar 10 usulan yang masuk sepanjang 2026. Usulan tersebut antara lain berasal dari lokasi yang dinilai rawan kecelakaan maupun pencurian.
“Itu berada di wilayah Nongsa dan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk,” katanya.
Namun, pada 2026 Pemkot Batam masih memprioritaskan anggaran untuk pemeliharaan dan optimalisasi jaringan CCTV yang sudah tersedia.
“Kita masih fokus pada pemeliharaan dan optimalisasi CCTV yang ada. Penambahan dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan anggaran,” ujar Rudi.
Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran untuk membangun satu titik CCTV lengkap diperkirakan berkisar Rp10 juta hingga Rp15 juta.
Karena itu, pengembangan jaringan CCTV akan disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan keuangan daerah.
Target Tambah 8 Titik pada 2027
Rudi mengatakan, Pemkot Batam berencana menambah delapan lokasi CCTV pada 2027.
Penambahan tersebut akan diarahkan ke sejumlah fasilitas publik, termasuk ruas jalan kota yang dinilai membutuhkan pengawasan melalui kamera.
“Di tahun 2027 kami berencana untuk menambah delapan lokasi CCTV pada fasilitas publik, termasuk ruas jalan kota,” kata Rudi. (*)
Editor : Jamil Qasim