batampos – Jalan lingkungan Perumahan Kapital Raya II, Kelurahan Belian, Batam Kota, mendadak seperti panggung parade mini, Minggu (16/8/2026) pagi. Sebanyak 19 anak melintas dengan sepeda yang disulap menjadi pesawat tempur, burung Garuda, gerobak bakso, warung hingga gerobak es krim.
Kreativitas anak-anak tersebut menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sepeda dihias dengan berbagai ornamen dan didominasi warna merah putih sehingga pawai terasa semakin meriah.
Satu per satu peserta mengayuh sepeda menyusuri jalan perumahan. Orang tua ikut mendampingi dari sisi jalan, sebagian berjalan di samping anak untuk membantu menjaga keseimbangan sekaligus memastikan pawai berlangsung aman.
Baca Juga: Semarak HUT RI ke-81 di Legenda Bali Batam, Warga Adu Kreativitas hingga Rebut Doorprize
Ketua RT 02, Suci Nofrita, mengatakan pawai sepeda hias menjadi salah satu kegiatan yang sengaja dibuat untuk memeriahkan kemerdekaan sekaligus mengenalkan nilai nasionalisme kepada anak-anak.
"Sepeda hias ini bagian dari memeriahkan HUT Indonesia. Ini bagian rasa cinta kami sebagai warga kepada bangsa yang ulang tahun. Sekaligus juga untuk menanamkan semangat nasionalisme dan cinta Tanah Air kepada anak-anak sejak dini," katanya.
Menurut Suci, seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan digelar dengan mengandalkan gotong royong warga. Kebutuhan kegiatan dipenuhi melalui iuran warga, ditambah dukungan sejumlah donatur.
"Kami para warga urunan demi terselenggaranya acara ini. Yang penting seru dan menjalin silaturahmi antarwarga. Ada juga donatur yang turut memeriahkan acara ini," ujarnya.
Bagi warga, pawai sepeda hias tahun ini terasa istimewa karena menjadi kegiatan perdana di lingkungan tersebut. Ketua Panitia Lomba Sepeda Hias, Aji, mengatakan pada tahun-tahun sebelumnya kegiatan Agustusan lebih banyak diisi jalan sehat dan senam bersama.
"Tahun ini kami coba kegiatan baru. Ternyata antusiasmenya luar biasa. Sepeda yang dihias pun unik-unik," ujar Aji.
Baca Juga: Sambut HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Bumi Intan Sari Swadaya Semenisasi Jalan
Dari belasan sepeda yang tampil, salah satunya dibuat menyerupai burung Garuda. Taufik ikut turun tangan menghias sepeda milik putrinya. Ornamen merah putih dipadukan dengan bentuk burung Garuda agar sepeda terlihat berbeda dari peserta lainnya.
Persiapannya pun cukup menguras waktu. Taufik mengaku baru menyelesaikan hiasan tersebut hingga larut malam sebelum pawai digelar.
"Sampai begadang membuat burung Garuda ini, sistem kejar satu malam," katanya sembari tertawa.
Meski sudah bersusah payah menghias sepeda, Taufik tidak memikirkan soal menang atau kalah. Baginya, yang paling penting adalah anaknya bisa ikut merasakan suasana perayaan kemerdekaan bersama teman-teman.
Ia menilai kegiatan seperti itu juga menjadi cara sederhana mengenalkan semangat kebangsaan kepada anak melalui aktivitas yang menyenangkan.
Sementara itu, Ketua RW 21 Nanang Andika mengajak warga menjadikan perayaan HUT RI sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Menurut dia, kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui seremoni, tetapi perlu diisi dengan kegiatan positif dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan hasil perjuangan para pendahulu. Tugas kita sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga persatuan dan menanamkan rasa cinta Tanah Air kepada anak-anak sejak dini," ujarnya.
Nanang juga berharap semangat gotong royong yang terlihat dalam rangkaian kegiatan dapat terus dipertahankan. Ia menilai kegiatan lingkungan menjadi ruang bagi warga dari berbagai usia dan latar belakang untuk saling mengenal.
Baca Juga: Sambut HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Bumi Intan Sari Swadaya Semenisasi Jalan
"Mari kita jadikan momentum HUT RI ini untuk memperkuat persatuan. Dari lingkungan kecil seperti ini, semangat nasionalisme bisa tumbuh. Anak-anak belajar tentang kebersamaan, sementara orangtua memberi contoh melalui gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan," katanya.
Pawai sepeda hias bukan menjadi penutup. Setelah anak-anak berkeliling lingkungan, warga melanjutkan kegiatan dengan senam bersama dan berbagai perlombaan untuk anak-anak, ibu-ibu hingga bapak-bapak.
Lomba untuk anak-anak di antaranya mewarnai, memasukkan sedotan ke botol, pancing kerupuk, kait keranjang, estafet sarung, estafet karet sedotan dan estafet air.
Dari sepeda hias hingga berbagai permainan tradisional, warga Kapital Raya II menjadikan perayaan HUT RI ke-81 bukan sekadar ajang hiburan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang mempererat silaturahmi dan mengenalkan semangat kebersamaan kepada generasi muda. (*)
Editor : M Tahang