20 Rumah Ludes di Pantai Stres, Polisi Ungkap Penyebab Kebakaran

Eusebius Sara • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:37 WIB
Kobaran api menghanguskan puluhan rumah di kawasan Pantai Stres, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Minggu (16/8) malam. Kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 20 rumah dan menyebabkan sekitar 30 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Kobaran api menghanguskan puluhan rumah di kawasan Pantai Stres, Kecamatan Batu Ampar, Batam, Minggu (16/8) malam. Kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 20 rumah dan menyebabkan sekitar 30 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.

 batampos - Penyebab kebakaran yang melanda permukiman Pantai Stres, RT 03/RW 06, Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam, kini mulai terungkap. Polisi memastikan kebakaran yang terjadi Minggu (16/8) malam tersebut dipicu arus pendek atau korsleting listrik, sementara sekitar 20 rumah dilaporkan terbakar.

Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar Iptu Eko Kurniawan mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan sumber kebakaran berkaitan dengan korsleting listrik.

"Penyebabnya karena arus pendek atau korsleting listrik,” kata Eko saat dikonfirmasi terkait perkembangan penanganan kasus tersebut.
 
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB dan dengan cepat membesar di tengah padatnya permukiman. Rumah-rumah semi permanen yang berdiri berdekatan membuat api mudah merambat, hingga melahap sejumlah bangunan dalam waktu singkat. Sekitar 30 kepala keluarga (KK) terdampak dan harus mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal.
 
Baca Juga: Usai Viral Pungutan Parkir, Dishub Tegaskan Jembatan Barelang Bukan Tempat Parkir
 
Sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Namun, petugas menghadapi kendala karena api sudah membubung tinggi. Akses menuju kawasan permukiman yang sulit dilalui kendaraan pemadam juga membuat proses penanganan kebakaran tidak mudah.
 
Menurut Eko, jumlah rumah yang terbakar diperkirakan sekitar 20 unit. Selain bangunan tempat tinggal, kebakaran juga menghanguskan berbagai barang milik warga. “Untuk rumah yang terbakar sekitar kurang lebih 20 rumah dan kerugian materiil seperti pakaian, isi rumah dan lain-lain,” ujarnya.
 
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil cukup besar karena warga kehilangan rumah beserta pakaian, perabotan dan barang-barang rumah tangga yang berada di dalam bangunan. Polisi masih mendata dampak kerugian yang dialami para korban.
 
Di tengah proses penanganan pascakebakaran, Polsek Batu Ampar juga menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan sosial kepada warga terdampak pada Rabu (19/8). Sebanyak 50 paket sembako berisi beras, minyak goreng, mi instan, gula, tepung, teh dan susu diserahkan langsung kepada para korban untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
 
Bantuan tersebut disalurkan sebagai bentuk kehadiran Polri sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

Meski penyebab kebakaran telah diketahui, kepolisian tetap melakukan penanganan dan pendataan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut. Sementara itu, puluhan keluarga korban masih harus bertahan dalam kondisi kehilangan tempat tinggal setelah kawasan permukiman mereka dilanda kebakaran. (*)
Editor : Yofi Yuhendri
Pantai Stres Korsleting kebakaran rumah terbakar Polsek Batuampar