Bukan Sekadar Pesta, Sukan Laut Hidupkan Tradisi Bahari di Puncak HUT RI Bulang

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:53 WIB
Peserta memacu kapal dalam perlombaan sukan laut yang menjadi bagian dari rangkaian puncak HUT Kemerdekaan RI. F.Istimewa
Peserta memacu kapal dalam perlombaan sukan laut yang menjadi bagian dari rangkaian puncak HUT Kemerdekaan RI. F.Istimewa

 batampos - Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Bulang, Kota Batam, tidak hanya menghadirkan hiburan. Masyarakat Pulau Buluh bakal disuguhi sukan laut yang mengangkat tradisi sekaligus olahraga khas masyarakat pesisir pada Minggu (23/8).

Berbagai perlombaan khas daerah kepulauan akan memeriahkan puncak perayaan tersebut. Mulai dari lomba sampan layar atau kolek, jong, ketinting, hingga speedboat bermesin 15 HP.

Camat Bulang Borhan mengatakan, rangkaian kegiatan sengaja dikemas dengan mengedepankan olahraga tradisional yang lekat dengan kehidupan masyarakat pesisir.

“Untuk kegiatan puncaknya tanggal 23 itu kegiatan sukan laut. Perayaan itu diisi olahraga laut, ada lomba sampan layar atau kolek, lomba jong, lomba ketinting, sama lomba speedboat mesin 15 HP,” ujar Borhan, Kamis (20/8).

Kemeriahan sukan laut bahkan telah dimulai beberapa hari sebelumnya. Lomba jong telah memasuki babak penyisihan sejak Selasa (19/8) karena tingginya antusiasme masyarakat yang mendaftar.

Sementara itu, penyisihan lomba speedboat dan ketinting dijadwalkan berlangsung Sabtu (22/8). Pada hari yang sama, masyarakat juga akan disuguhi final sepak bola U-16 yang digelar di Bulang Lintang.

Baca Juga: Prabowo Sebut Pendapatan Ojol Naik, Driver Batam: Jangankan Naik, Malah Turun

Turnamen sepak bola tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan dan diikuti anak-anak Kecamatan Bulang. Selain menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT RI, kegiatan ini menjadi wadah pembinaan minat dan bakat generasi muda sekaligus mendorong anak-anak melakukan aktivitas positif.

Menurut Borhan, perayaan kemerdekaan di Bulang tidak hanya diarahkan sebagai hiburan, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga.

“Intinya, ayo sama-sama meramaikan perayaan HUT RI tingkat Kecamatan Bulang. Jalin silaturahmi, tingkatkan persaudaraan dan berhibur memeriahkan HUT RI,” katanya.

Di balik kemeriahan tersebut, sukan laut juga menjadi upaya menjaga olahraga tradisional masyarakat kepulauan agar tidak hilang ditelan zaman. Tradisi yang selama ini tumbuh bersama kehidupan masyarakat pesisir itu diharapkan kembali menarik minat generasi muda.

Borhan mengajak masyarakat Batam, khususnya warga Kecamatan Bulang, untuk hadir dan ikut memeriahkan berbagai perlombaan olahraga tradisional tersebut.

“Terkhusus masyarakat Kecamatan Bulang, ayo meriahkan dengan berbagai macam event olahraga tradisional yang disiapkan untuk membangkitkan semangat dan minat generasi muda,” ujarnya.

Ia menegaskan, olahraga tradisional masyarakat pesisir harus terus dirawat dan dikembangkan sebagai bagian dari identitas masyarakat kepulauan.

“Olahraga tradisional ini harus tetap dilestarikan dan dikembangkan, sesuai moto kita bahwa nenek moyang kita adalah pelaut,” katanya.

Baca Juga: Sembilan Tersangka Kasino Nagoya Dibawa ke Bareskrim, Rumah Pemilik Digeledah

Senada, tokoh masyarakat setempat, Hasim, berharap tradisi perlombaan laut tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi bagian dari kemeriahan perayaan kemerdekaan di Kecamatan Bulang.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan hiburan bagi masyarakat pulau.

“Dari saya, tujuan utamanya silaturahmi dan menghibur masyarakat pulau. Mudah-mudahan acara ini berjalan lancar,” ujar Hasim.

Puncak sukan laut dijadwalkan dimulai pukul 07.30 WIB hingga selesai. Masyarakat dapat datang bersama keluarga untuk menyaksikan keseruan perlombaan sekaligus menikmati suasana perayaan kemerdekaan di Pulau Buluh.

Dengan latar kehidupan masyarakat pesisir dan tradisi olahraga laut yang masih dipertahankan, puncak HUT ke-81 RI di Bulang diharapkan tidak hanya menjadi pesta rakyat. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan sekaligus merawat warisan bahari agar tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
bulang HUT RI ke-81 budaya pesisir olahraga tradisional Pulau Buluh