12 Ruas Jalan BP Batam Rampung, Jalan Gajah Mada Depan Hotel Vista Belum Tuntas

Muhammad Syahban • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:01 WIB
Pekerja bersama satu unit alat berat melakukan perbaikan Jalan Industri Tunas 2 di kawasan Botania 2, Batam.
Pekerja bersama satu unit alat berat melakukan perbaikan Jalan Industri Tunas 2 di kawasan Botania 2, Batam.

batampos — Sebanyak 12 dari 19 paket pekerjaan perbaikan jalan yang ditangani Badan Pengusahaan (BP) Batam telah rampung. Namun, sejumlah ruas masih dalam proses pengerjaan, termasuk Jalan Gajah Mada di kawasan Tiban yang belum sepenuhnya tuntas.

Dua titik di Jalan Gajah Mada yang selama ini masuk dalam penanganan infrastruktur BP Batam telah selesai diperbaiki. Kedua titik tersebut berada di depan Southlink dan sekitar Jembatan Sei Ladi.

Perbaikan dilakukan sebagai bagian dari penanganan sejumlah ruas jalan yang dinilai membutuhkan intervensi, terutama kawasan yang rawan mengalami genangan.

Berdasarkan data progres per 3 Agustus 2026, masih terdapat sejumlah pekerjaan yang berada dalam berbagai tahapan. Dua pekerjaan masih dalam proses pengerjaan, tiga lainnya memasuki tahap pengaspalan, sementara tiga pekerjaan belum dimulai.

Satu titik juga masih menghadapi kendala teknis, yakni ruas jalan di depan Hotel Vista. Badan jalan yang sebelumnya diperbaiki kembali terangkat akibat pergerakan tanah.

Selain dua titik di Jalan Gajah Mada, sejumlah pekerjaan yang telah rampung antara lain jalan di atas underpass Yos Sudarso dan ruas jalan di kawasan Volex.

Sementara itu, dua pekerjaan yang masih berlangsung meliputi Jalan Gajah Mada segmen Southlink–UIB dan pekerjaan overlay di Jalan RE Martadinata.

Tiga pekerjaan lainnya telah memasuki tahap pengaspalan. Di antaranya ruas jalan di Simpang Bengkong atau sekitar Gogomart serta jalan di kawasan industri Simpang Taiwan.

Adapun pekerjaan yang belum dimulai antara lain ruas jalan di kawasan industri CPO Kabil dan kawasan industri Batu Ampar.

Satu pekerjaan yang masih terkendala berada di jalan menuju Sei Ladi. Badan jalan beton yang sebelumnya diperbaiki kembali terangkat akibat pergerakan tanah.

Persoalan tersebut menjadi salah satu catatan dalam program perbaikan jalan. Kerusakan badan jalan tidak selalu dapat diselesaikan hanya dengan mengganti lapisan permukaan. Kondisi tanah dan struktur di bawah jalan turut menentukan ketahanan hasil perbaikan.

Program perbaikan jalan tersebut disusun berdasarkan hasil survei dan evaluasi lapangan. Penanganannya tidak hanya menyasar badan jalan, tetapi juga sistem drainase di sejumlah lokasi yang rawan mengalami genangan.

Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian, mengatakan penyelesaian sejumlah titik merupakan bagian dari upaya BP Batam meningkatkan kualitas akses jalan masyarakat.

“Perbaikan jalan ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses jalan yang lebih aman, nyaman dan mendukung kelancaran aktivitas sehari-hari,” ujar Sthefani di Batam Centre, Kamis (20/8).

Dengan 12 pekerjaan yang telah selesai, sekitar 63 persen dari total 19 paket perbaikan jalan telah rampung. Sementara itu, pekerjaan yang tersisa masih membutuhkan penyelesaian, terutama pada ruas yang telah memasuki tahap pengaspalan dan lokasi yang menghadapi persoalan teknis.

BP Batam memastikan pemantauan terus dilakukan terhadap ruas jalan yang masih dalam pengerjaan, termasuk Jalan Gajah Mada segmen Southlink–UIB.

“Untuk pekerjaan yang masih berjalan, kami mohon dukungan dan kesabaran masyarakat. Kami memahami bahwa proses perbaikan dapat memengaruhi mobilitas, namun seluruh tahapan ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur Batam yang semakin baik,” katanya. (*)

Editor : Jamil Qasim
bp batam perbaikan jalan