Damkar Batam Ingatkan Warga, Satu Api Kecil Bisa Jadi Bencana Besar

Eusebius Sara • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Petugas Damkar memadamkan kebakaran lahan di Jalan Mahoni, Kampung Mekar Sari, Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara, Jumat (7/8/2026) dini hari. Api yang berjarak sekitar 50 meter dari permukiman berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah warga. Foto: Damkar Tanjunguban/Batam Pos.
Petugas Damkar memadamkan kebakaran lahan di Jalan Mahoni, Kampung Mekar Sari. F.Damkar untuk Batam Pos.

batampos - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Batam. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan karena kebakaran dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama akibat aktivitas manusia yang tidak memperhatikan keselamatan lingkungan.

Imbauan tersebut disampaikan Damkar Batam melalui kampanye pencegahan karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batam, Hendriana Gustini, mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan api, terutama di kawasan yang memiliki banyak material mudah terbakar.

“Satu api kecil, bisa menjadi bencana besar,” demikian pesan Damkar Batam dalam imbauan pencegahan karhutla.

Selain pembakaran lahan dan sampah, puntung rokok yang dibuang sembarangan juga berpotensi menjadi sumber kebakaran. Warga yang sedang membersihkan lahan diminta tidak meninggalkan api tanpa pengawasan serta memastikan seluruh bara benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.

Baca Juga: Polsek Batu Aji Libatkan Kelompok Tani Cegah Karhutla

Damkar Batam juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan api di area kering yang memiliki banyak material mudah terbakar.

“Jangan membakar lahan atau sampah, jangan menyalakan api di area kering yang mudah terbakar, dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” menjadi bagian dari pesan keselamatan yang disampaikan Damkar Batam.

Upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pemadam kebakaran. Masyarakat juga diminta aktif mengawasi lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap yang berpotensi berkembang menjadi kebakaran.

Respons cepat sejak awal dinilai dapat mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Untuk memudahkan penanganan kejadian, masyarakat dapat menghubungi Call Centre Damkar 112. Warga juga dapat menghubungi pos pemadam kebakaran terdekat.

Pos Sungai Panas dapat dihubungi melalui (0778) 427 366. Pos Duriangkang di (0778) 371 560, (0778) 371 561, atau 0811 6060 113. Pos Batu Ampar di (0778) 412 324, sedangkan Pos Sekupang di (0778) 322 233.

Sementara itu, layanan lainnya tersedia di Pos Kabil (0778) 710 0011, Pos Punggur (0778) 7056 850, Pos Nongsa (0778) 7763 580, Pos Sagulung (0778) 392 3177, dan Pos Tembesi 0811 774 7000.

“Bersama jaga lingkungan sekitar, gunakan cara aman kelola sampah,” menjadi pesan Damkar Batam agar masyarakat ikut mencegah karhutla sejak dini. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
cuaca kering kebakaran damkar batam karhutla lahan