Bekas Galian Pipa Kembali Amblas, Bundaran Baskem Ditutup

Jamaluddin Lobang • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Bundaran Basecamp ditutup akibat penurunan bekas timbunan pekerjaan pipa, Jumat (28/8). F.Jamaluddin Lobang/Batam Pos
Bundaran Basecamp ditutup akibat penurunan bekas timbunan pekerjaan pipa, Jumat (28/8). F.Jamaluddin Lobang/Batam Pos

 

batampos - Bekas timbunan pekerjaan pipa di Bundaran Basecamp kembali mengalami penurunan. Kondisi tersebut membuat permukaan jalan tidak rata dan memaksa akses di salah satu simpul lalu lintas yang menghubungkan Jalan Diponegoro, Jalan Brigjen Katamso, dan Jalan Letjen Suprapto ditutup sementara.

Penutupan telah berlangsung selama dua hari terakhir. Pengendara sepeda motor maupun mobil terpaksa mencari jalur alternatif dan memutar lebih jauh untuk melanjutkan perjalanan.

Pantauan Batam Pos, Jumat (28/8), pekerjaan perbaikan masih berlangsung di lokasi. Sebuah alat berat mengeruk bagian jalan yang mengalami penurunan. Lubang galian masih terbuka, sementara tanah bekas pengerukan ditumpuk di sisi ruas jalan.

Sejumlah pekerja terlihat berada di sekitar lokasi. Material konstruksi dan besi untuk penguatan struktur juga tampak di area pekerjaan.

Penutupan akses sesekali menyebabkan perlambatan arus kendaraan. Pengendara dari arah Jalan Letjen Suprapto maupun kawasan Marina City harus mencari jalur alternatif untuk menuju ruas jalan lainnya.

Baca Juga: Dua Hari Air Tak Mengalir, Warga Batam Mulai Kewalahan

Juru Bicara PT Air Batam Hilir (ABH) Ginda Alamsyah mengatakan, perbaikan dilakukan karena permukaan jalan di simpang tersebut kembali mengalami penurunan setelah sebelumnya dilakukan pekerjaan pipa.

“Di Simpang Basecamp sebelumnya ada perbaikan pipa beberapa bulan lalu. Kemarin kondisi jalannya tidak rata, sedikit amblas dan menurun. Jadi sekarang dibongkar kembali, kemudian akan dirapikan,” kata Ginda kepada Batam Pos, Jumat (28/8).

Menurut dia, pekerjaan tersebut akan diupayakan selesai secepat mungkin agar gangguan terhadap arus lalu lintas tidak berlangsung lama.

“Kami upayakan pekerjaannya bisa dipercepat,” ujarnya.

Ginda menegaskan, pekerjaan di Bundaran Basecamp tidak berkaitan dengan keluhan warga mengenai gangguan pasokan air di kawasan Marina. Menurutnya, pengerjaan tersebut tidak berdampak terhadap distribusi air ke permukiman di sekitar lokasi.

“Untuk kondisi air yang mati di permukiman warga, itu berbeda. Gangguan tersebut berkaitan dengan pengerjaan perbaikan pipa di kawasan Muka Kuning, depan Batamindo,” katanya.

Pekerjaan perbaikan pipa di kawasan Muka Kuning tersebut, lanjut Ginda, masih berlangsung dan terus dioptimalkan.

Hingga kini, belum ada kepastian kapan seluruh pekerjaan di simpang tersebut rampung dan akses Bundaran Basecamp kembali dibuka sepenuhnya. Namun, PT Air Batam Hilir menyatakan akan mempercepat pekerjaan di lokasi.

Pekerjaan perbaikan tersebut dilakukan melalui koordinasi antara PT Air Batam Hilir dan instansi terkait di lingkungan BP Batam. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
galian pipa Jalan Diponegoro abh Simpang Basecamp jalan amblas