Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Hari Air Tak Mengalir, Warga Batam Mulai Kewalahan

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯

 


Advertisement

Ilustrasi air mati.
Ilustrasi air mati.

 
batampos
- Gangguan aliran air bersih di sejumlah kawasan Batam memasuki hari kedua. Kondisi ini mulai membuat warga kewalahan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Sebagian bahkan mengaku tak lagi sanggup membeli air galon untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.

Keluhan datang dari berbagai wilayah, mulai dari Perumahan Ricci, Rhabayu Marina Sekupang, Saguba Indah, Sagulung, Tanjung Uma, hingga kawasan pusat Kota Lubuk Baja dan Nagoya.

Advertisement

Warga Perumahan Ricci, Winni, mengatakan gangguan aliran air sangat menghambat aktivitas keluarganya. Selain kebutuhan rumah tangga terganggu, anak-anak juga ikut terdampak karena air bersih menjadi kebutuhan utama sebelum beraktivitas dan bersekolah.

“Ampun ya, apa enggak ada solusi tangki air dari ABH? Sudah dua hari kayak gini. Gimana orang mau aktivitas, gimana anak-anak mau sekolah. Sampai sekarang air enggak ngalir,” keluh Winni, Jumat (29/8).

Warga lainnya, Sari, bahkan mengaku mulai kewalahan membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Advertisement

“Sudah enggak sanggup beli galon. Aduh, gimana ini tidak ada air. Mesti berapa galon lagi kita beli air?” keluhnya.

Kondisi serupa dirasakan Rendi, warga Perumahan Rhabayu Marina, Sekupang. Ia mengatakan aliran air di kawasan tempat tinggalnya sudah mati selama dua hari.

Rendi mempertanyakan belum adanya penyaluran bantuan air bersih dari Air Batam Hilir (ABH) ke kawasan perumahannya.

“Masak enggak ada penyaluran bantuan air dari ABH ke perumahan. Saya saja dua hari pakai air galon mandi, tiap hari beli berat juga,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Air Batam Mati Seharian, ABH: Aliran Mulai Normal Sekitar Pukul 22.00 WIB

Air Batam Mati Seharian, ABH: Aliran Mulai Normal Sekitar Pukul 22.00 WIB

Gangguan listrik di IPAM Duriangkang membuat suplai air di sejumlah wilayah Batam terganggu. ABH menargetkan aliran mulai normal sekitar puk

 Setahun Mati Air, 500 KK di Kampung Tua Dapur 12 Batam Menjerit

Setahun Mati Air, 500 KK di Kampung Tua Dapur 12 Batam Menjerit

Warga Kampung Tua Dapur 12 Batam mengeluhkan krisis air bersih lebih dari setahun. Mereka terpaksa membeli air hingga Rp100 ribu per kubik.

Empat Hari Air Mati, Warga Kampung Baru Tanjung Riau Terpaksa Beli Air Galon

Empat Hari Air Mati, Warga Kampung Baru Tanjung Riau Terpaksa Beli Air Galon

Empat hari air mati, warga Kampung Baru Tanjung Riau terpaksa membeli air galon. ABH siapkan mobil tangki untuk memenuhi kebutuhan warga.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer