batampos — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mencatat tingginya aktivitas pelayanan dan perlintasan selama Agustus 2026. Sebanyak 3.953 paspor Republik Indonesia diterbitkan sepanjang bulan tersebut, sementara jumlah perlintasan orang melalui sembilan Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) mencapai 563.197 orang.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam Wahyu Eka Putra mengatakan peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu perhatian utama, baik untuk warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA).
“Kami terus berupaya agar kebutuhan masyarakat terhadap dokumen perjalanan dapat dilayani secara profesional, mudah, dan transparan. Prinsipnya, kemudahan pelayanan harus tetap berjalan bersama dengan kepastian prosedur dan kualitas pemeriksaan,” kata Wahyu dalam keterangan yang diterima di Batam, Sabtu (5/9).
Dari 3.953 paspor yang diterbitkan selama Agustus, seluruhnya merupakan paspor elektronik 48 halaman. Rinciannya, sebanyak 1.626 paspor baru dan 2.327 paspor penggantian.
Untuk memperluas akses pelayanan, Imigrasi Batam juga menggelar layanan Paspor Simpatik setiap akhir pekan sepanjang Agustus. Program tersebut ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan paspor di luar hari kerja.
Sementara itu, pelayanan keimigrasian bagi WNA juga tercatat cukup tinggi. Sepanjang Agustus, terdapat 39.267 penerbitan layanan keimigrasian bagi WNA yang meliputi Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa on Arrival (VoA), Izin Tinggal Kunjungan (ITK), ITK Peralihan, Izin Tinggal Terbatas (ITAS), dan ITK tertentu (ITKT).
Selain itu, Imigrasi Batam mencatat 670 pelayanan perpanjangan izin tinggal bagi WNA.
Dari sisi perlintasan, jumlah kedatangan selama Agustus mencapai 283.845 orang, sedangkan keberangkatan sebanyak 279.352 orang. Totalnya mencapai 563.197 perlintasan melalui sembilan TPI di wilayah kerja Imigrasi Batam.
Pada arus kedatangan, tercatat 107.539 WNI dan 176.306 WNA. Sementara pada arus keberangkatan terdiri atas 105.509 WNI dan 173.843 WNA.
Ferry Terminal Batam Centre menjadi TPI dengan volume perlintasan tertinggi, yakni mencapai 309.980 orang. Posisi berikutnya ditempati Pelabuhan Citra Tri Tunas dengan 151.415 perlintasan dan Pelabuhan Sekupang sebanyak 35.291 orang.
Perlintasan lainnya tercatat melalui Pelabuhan Bengkong, Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Nongsa Batam, Pelabuhan Batu Ampar, Pelabuhan Kabil, serta Pelabuhan Teluk Senimba Marina.
Di bidang pengawasan, Imigrasi Batam mencatat sebanyak 955 penundaan keberangkatan selama Agustus 2026.
Wahyu menjelaskan, penundaan keberangkatan merupakan bagian dari proses pemeriksaan keimigrasian untuk memastikan setiap orang yang akan melakukan perjalanan memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Kami terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan melalui penguatan sumber daya manusia, optimalisasi teknologi, serta sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya.
Dengan tingginya aktivitas pelayanan dan perlintasan tersebut, Imigrasi Batam terus memperkuat kualitas pelayanan sekaligus pengawasan sebagai pintu gerbang perlintasan internasional di wilayah Kepulauan Riau. (*)
Editor : Jamil Qasim