Erupsi Anak Krakatau, Lima Penerbangan Batam-Jakarta Dibatalkan

Muhammad Sya'ban • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 15:27 WIB

 

Banyak maskapai membatalkan penerbangan. (x.com/businessamnl)
Maskapai membatalkan penerbangan. (x.com/businessamnl)

 
batampos -
Erupsi Anak Gunung Krakatau di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatra, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Sabtu (6/9), berdampak terhadap sejumlah penerbangan dari dan menuju Batam.

Sedikitnya lima penerbangan rute Batam-Jakarta dan Jakarta-Batam dibatalkan setelah sejumlah bandara menghentikan sementara operasional penerbangan sebagai langkah antisipasi dampak erupsi.

PT Bandara Internasional Batam (PT BIB) menerima informasi pada Minggu (6/9) pukul 06.00 WIB mengenai penghentian sementara operasional di sejumlah bandara.

Bandara Internasional Soekarno-Hatta menghentikan sementara penerbangan pada pukul 05.30 hingga 09.30 WIB. Sementara itu, Bandara Internasional Radin Inten II menghentikan operasional pada pukul 07.00 hingga 08.00 WIB.

Penyesuaian operasional tersebut berdampak terhadap penerbangan yang menghubungkan Batam dan Jakarta.

Baca Juga: BMKG Pastikan Batam Tak Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Penerbangan dari Jakarta menuju Batam yang dibatalkan yakni Super Air Jet IU-850 dan Citilink Indonesia QG-940.

Sementara itu, penerbangan dari Batam menuju Jakarta yang dibatalkan meliputi Batik Air ID-6863, Super Air Jet IU-851, dan Citilink Indonesia QG-941.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam Annang Setia Budhi mengatakan, pengelola Bandara Internasional Hang Nadim Batam meningkatkan kesiapan untuk mengantisipasi penumpukan calon penumpang akibat perubahan maupun pembatalan penerbangan.

“Manajemen meningkatkan koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait, melakukan pemantauan arus penumpang secara berkala, serta mengoptimalkan kesiapan fasilitas dan personel pendukung di area terminal,” kata Annang, Minggu pagi.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan calon penumpang mendapatkan informasi mengenai perubahan penerbangan serta pelayanan selama berada di terminal.

PT BIB juga terus memantau perkembangan erupsi Anak Gunung Krakatau dan dampaknya terhadap operasional penerbangan. Perubahan jadwal maupun penghentian penerbangan dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan serta informasi dari otoritas penerbangan.

PT BIB mengimbau calon penumpang memastikan kembali status penerbangannya melalui kanal resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara.

Perubahan yang perlu diperhatikan calon penumpang antara lain keterlambatan, perubahan jadwal, hingga pembatalan penerbangan.(*)

Editor : Yofi Yuhendri
Erupsi Krakatau PT BIB bandara hang nadim penerbangan