batampos - Novita Sari (47), ibu rumah tangga di Batumerah, Kecamatan Batuampar, tewas tertimpa material rumah pelantar yang tiba-tiba roboh, Selasa (8/9) siang.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di RT 17/RW 05, Kelurahan Batumerah. Saat kejadian, korban sedang mencuci di bagian dapur rumah. Tanpa diduga, bangunan yang kondisinya sudah reot tersebut ambruk.
Coran semen dan kayu dari bangunan kemudian menimpa tubuh korban yang berada di sekitar dapur dan kamar mandi. Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya mengevakuasi korban dari reruntuhan.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena tubuh korban tertimbun pecahan tembok dan material bangunan.
Ketua RT 17 Batumerah, Taufik Tahir, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan warga menemukan korban sudah tertimpa material bangunan dan langsung berusaha mengeluarkannya untuk mendapat pertolongan.
“Korban ditemukan sudah tertimpa pecahan tembok rumah. Evakuasinya agak kesulitan karena banyak material yang menimpa korban,” ujar Taufik.
Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa menuju puskesmas terdekat. Namun, nyawanya tidak tertolong dan Novita dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.
Baca Juga: Bea Cukai Batam Sergap KM Cahaya Al Khair, Angkut Beragam Barang Tanpa Dokumen
Ketua RW 05, Yadi Suryadi, mengatakan korban merupakan ibu rumah tangga yang tinggal bersama keluarganya di kawasan tersebut. Novita diketahui memiliki anak, sementara suaminya, Jaya Permana, sedang bekerja saat kejadian.
Jenazah korban rencananya langsung dimakamkan pihak keluarga pada Selasa malam.
Kapolsek Batuampar Kompol Amru Abdullah membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan informasi awal, korban tertimbun material bangunan setelah rumah pelantar roboh secara tiba-tiba.
“Kondisi rumah memang sudah reot pada bagian bawah. Ini merupakan musibah,” kata Amru. (*)
Editor : Yofi Yuhendri