batampos - Hujan deras mengguyur sejumlah wilayah Kota Batam, Kamis (10/9) siang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Hang Nadim Batam memperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Forecaster BMKG Kelas I Hang Nadim Batam, Ibnu Susilo, mengatakan potensi hujan terutama terdapat di wilayah Batam Kota dan sekitarnya. Prakiraan tersebut berlaku hingga sekitar pukul 14.00 WIB dan berlanjut dalam beberapa hari mendatang.
“Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat,” kata Ibnu.
Untuk Kota Batam, hujan berpotensi terjadi sejak pagi dengan intensitas lebat yang dapat disertai petir. Memasuki siang, hujan diperkirakan berintensitas ringan. Kondisi kemudian cenderung berawan pada malam hingga dini hari.
Suhu udara di Batam diperkirakan berada pada kisaran 25-31 derajat Celsius.
Potensi hujan juga terdapat di sejumlah wilayah Kepulauan Riau. Di Tanjungpinang dan Bintan, hujan ringan diperkirakan turun pada pagi hari, kemudian meningkat menjadi hujan lebat disertai petir pada siang hari. Suhu berkisar 25-31 derajat Celsius.
Baca Juga: Rekonstruksi Kasus Narkotika Planet Group, 10 Tersangka Dihadirkan
Kondisi serupa diperkirakan terjadi di Tanjungbalai Karimun. Hujan lebat disertai petir berpotensi turun pada pagi hari, kemudian berubah menjadi hujan ringan pada siang hari. Malam hingga dini hari diperkirakan berawan.
Di Kabupaten Lingga, cuaca cenderung berawan tebal pada pagi hari. Hujan ringan berpotensi turun pada siang hari, sebelum kembali berawan tebal pada malam hingga dini hari. Suhu diperkirakan 25-31 derajat Celsius.
Sementara itu, Natuna diperkirakan mengalami cuaca berawan tebal pada pagi hari dan hujan ringan pada siang hari. Malam hingga dini hari kembali berawan tebal. Suhu berada pada kisaran 26-33 derajat Celsius dengan kecepatan angin 7-16 kilometer per jam.
Adapun di Kabupaten Kepulauan Anambas, udara diperkirakan kabur sejak pagi hingga dini hari. Suhu berkisar 26-33 derajat Celsius dengan kecepatan angin 12-20 kilometer per jam.
Selain membawa potensi hujan, kondisi atmosfer juga berpengaruh terhadap keberadaan asap yang sempat terlihat di Batam. Menurut Ibnu, asap tersebut merupakan kombinasi kiriman dari wilayah Provinsi Riau dan kebakaran lahan lokal.
Namun, konsentrasi asap saat ini belum signifikan hingga mengganggu jarak pandang.
Hujan yang turun di Batam juga berpotensi membantu mengurangi keberadaan asap. Air hujan dapat membantu membersihkan partikel di udara sehingga asap berkurang atau tidak lagi terlihat.
“Hujan saat ini dapat membuat asap berkurang atau hilang dari penglihatan,” ujar Ibnu. (*)
Editor : Yofi Yuhendri