batampos - Puluhan tenda bazar UMKM yang disiapkan untuk memeriahkan acara Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam luluh lantak diterjang angin kencang, Kamis (10/9).
Sedikitnya 30 tenda beratap putih yang berdiri di lapangan sepak bola Legenda Malaka, Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota, rusak.
Tiang-tiang penyangga patah dan sejumlah bagian tenda berserakan setelah diterjang angin kencang yang datang bersama hujan.
Tenda-tenda tersebut sedianya digunakan sebagai lapak bazar UMKM dalam rangkaian acara LAM Kota Batam yang dijadwalkan berlangsung mulai Jumat (11/9). Kegiatan tersebut melibatkan peserta dari enam kecamatan di Batam.
Seorang warga di sekitar lokasi mengatakan angin kencang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, hujan belum turun deras dan hanya disertai gerimis.
“Sekitar jam 11.30. Angin kencang sembari gerimis. Ini untuk acara LAM Kota Batam,” ujar warga tersebut kepada Batam Pos.
Baca Juga: Hujan Deras Guyur Batam, BMKG Prediksi Masih Berlanjut
Tak lama berselang, hujan deras mengguyur Batam. Hujan disertai angin kencang berlangsung selama beberapa menit.
Kencangnya terpaan angin membuat sejumlah benda di sekitar lokasi ikut beterbangan. Tenda yang sebelumnya telah terpasang untuk kegiatan bazar pun tak mampu bertahan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata membenarkan tenda yang rusak merupakan lapak pedagang yang akan mengikuti kegiatan LAM Kota Batam.
Ardiwinata mengatakan kerusakan tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa. Yang penting tidak ada korban jiwa,” kata Ardiwinata.
Ia mengatakan seluruh properti yang mengalami kerusakan akan diupayakan untuk diperbaiki dan dipasang kembali. Menurut dia, kejadian tersebut diharapkan tidak mengganggu pelaksanaan acara LAM yang telah dijadwalkan.
“Acara tetap lanjut. Itu merupakan acara LAM dan akan berlanjut beberapa hari lagi sampai acara puncak,” ujarnya.
Usai angin kencang reda, para penyewa lapak bazar dan pemilik tenant berdatangan ke lokasi. Mereka mulai mengumpulkan barang-barang yang berserakan serta memperbaiki bagian tenda dan perlengkapan yang rusak. (*)
Editor : Yofi Yuhendri