KB Gratis di 12 Wilayah Batam, Warga Bisa Konsultasi Dulu

Rengga Yuliandra • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 17:56 WIB
Pelayanan KB gratis di Puskesmas Botania di Batam, Kepri. ANTARA/Amandine Nadja
Pelayanan KB gratis di Puskesmas Botania di Batam, Kepri. ANTARA/Amandine Nadja

batampos - Pemerintah Kota (Pemko) Batam memperluas akses pelayanan keluarga berencana (KB) dengan mendatangi langsung masyarakat di 12 wilayah. Selain mendapatkan layanan kontrasepsi secara gratis, warga juga dapat berkonsultasi untuk menentukan metode KB yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

Program penyuluhan kesehatan reproduksi dan pelayanan KB tersebut berlangsung mulai 14 September hingga 6 Oktober 2026. Pelayanan dilakukan dengan sistem jemput bola melalui sejumlah kelurahan di Kota Batam.

Kepala Bidang Keluarga Berencana, Ketahanan, dan Kesejahteraan Keluarga DP3AP2KB Kota Batam Dewi Murni mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemasangan alat kontrasepsi.

Masyarakat juga mendapat kesempatan berkonsultasi sebelum memilih metode KB, khususnya bagi peserta yang baru pertama kali menggunakan kontrasepsi.

“Di 12 titik itu ada penyuluhan juga, jadi masyarakat bisa bertanya tentang KB yang cocok, terutama bagi peserta KB baru. Bisa berkonsultasi dengan kader, penyuluh maupun tenaga medis,” ujar Dewi.

12 Wilayah Jadi Sasaran Layanan KB

Pelayanan KB jemput bola menyasar 12 wilayah di Batam, yakni Tanjung Riau, Sungai Lekop, Tanjung Piayu, Tanjung Uma, Belian, Tanjung Buntung, Kabil, Buliang, Tanjung Sengkuang, Batu Besar, Sadai, dan Tanjung Uncang.

Salah satu lokasi pelayanan berada di Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong.

Selanjutnya, pelayanan dijadwalkan berlangsung di Kantor Kelurahan Kabil pada 24 September, Kantor Kelurahan Buliang pada 25 September, dan Kantor Kelurahan Tanjung Sengkuang pada 29 September 2026.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperluas akses informasi dan pelayanan kontrasepsi hingga ke tingkat masyarakat.

21 Puskesmas Batam Layani KB Gratis

Dewi menegaskan masyarakat tidak perlu menunggu pelaksanaan program jemput bola untuk mendapatkan pelayanan KB.

Layanan kontrasepsi juga tersedia setiap hari di puskesmas yang tersebar di Kota Batam.

“Di puskesmas tetap berjalan setiap hari dan gratis bagi masyarakat yang memiliki BPJS Kesehatan,” katanya.

Saat ini terdapat 21 puskesmas di Batam yang menyediakan pelayanan KB. Masyarakat juga dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berkonsultasi sebelum menentukan metode kontrasepsi yang sesuai.

Konsultasi menjadi bagian penting dalam pemilihan metode KB karena kebutuhan setiap orang dapat berbeda. Metode kontrasepsi dapat ditentukan dengan mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan peserta setelah mendapatkan penjelasan dari tenaga kesehatan.

Bagian dari World Contraception Day

Pelayanan KB gratis tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut World Contraception Day (WCD) yang dilaksanakan serentak di Kepulauan Riau.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri Dr. Victor Palimbong mengatakan rangkaian pelayanan berlangsung mulai 7 September hingga 7 Oktober 2026 melalui fasilitas kesehatan di setiap kabupaten/kota.

Di tingkat Provinsi Kepri, program tersebut menargetkan 6.181 peserta baru (PB), 928 peserta baru metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), serta 2.403 peserta KB pascapersalinan (KBPP).

Dengan pelayanan yang dilakukan langsung di tengah masyarakat maupun melalui puskesmas, pemerintah berharap warga semakin mudah memperoleh informasi kesehatan reproduksi sekaligus layanan KB yang sesuai dengan kebutuhan mereka. (*)

Editor : Putut Ariyo
KB gratis kesehatan Batam kontrasepsi BKKBN Kepri pemko batam