Li Claudia Bawa Potensi Data Center Batam ke Tech Week Singapore

Putut Ariyo • Dipublikasikan Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (2 dari kiri), hadir dalam kegiatan Tech Week Singapore 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (30/9/2026).
Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra (2 dari kiri), hadir dalam kegiatan Tech Week Singapore 2026 di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (30/9/2026).

batampos – Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menghadiri Tech Week Singapore 2026 yang berlangsung di Marina Bay Sands, Singapura, Rabu (30/9/2026).

Kehadiran Li Claudia dalam ajang teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya BP Batam memperkenalkan potensi Batam sebagai salah satu kawasan investasi dan pengembangan ekosistem pusat data di Indonesia.

Dalam agenda tersebut, Li Claudia menyampaikan bahwa pengembangan industri data center di Batam tidak hanya membutuhkan pembangunan fasilitas pusat data, tetapi juga ekosistem pendukung yang terintegrasi.

Menurut dia, BP Batam terus memperkuat infrastruktur dan berbagai kesiapan pendukung untuk menciptakan kepastian bagi investor yang ingin mengembangkan industri digital di Batam.

“Pengembangan Batam hari ini tidak hanya berbicara tentang pembangunan data centre, tetapi bagaimana membangun ekosistem yang dapat mendukung industri tersebut dalam jangka panjang. Saat ini, komitmen kami adalah bagaimana proses investasi harus memberikan kepastian. Semua ini tentu harus disiapkan secara bertahap dan terintegrasi,” ujar Li Claudia.

BP Batam Pelajari Kebutuhan Data Center untuk AI

Li Claudia juga mengapresiasi penyelenggaraan Tech Week Singapore 2026 yang mempertemukan berbagai perkembangan teknologi, termasuk teknologi pusat data.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi BP Batam untuk mempelajari perkembangan data center untuk kebutuhan artificial intelligence (AI) serta infrastruktur pendukungnya.

Pengetahuan dan perkembangan teknologi tersebut dinilai penting untuk mendukung pengembangan transformasi digital di Batam.

BP Batam juga melihat pengembangan industri data center memiliki keterkaitan dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, pembangunan industri digital perlu diikuti dengan kesiapan infrastruktur dan ekosistem yang memadai.

“Pertumbuhan industri harus berjalan beriringan dengan kepentingan masyarakat. Dan kami ingin memastikan bahwa pelaksanaannya pun harus saling memberi manfaat terhadap ekonomi daerah,” kata Li Claudia.

Pengembangan ekosistem data center menjadi salah satu bagian dari arah transformasi ekonomi Batam. Selain menarik investasi di sektor digital, kesiapan infrastruktur pendukung diharapkan dapat memperkuat posisi Batam dalam rantai industri teknologi di kawasan Asia Tenggara.

Kehadiran BP Batam dalam forum teknologi di Singapura juga menjadi ruang untuk memperkenalkan perkembangan Batam kepada pelaku industri dan investor internasional, sekaligus mengikuti perkembangan kebutuhan teknologi pusat data, termasuk yang berkaitan dengan AI. (*)

Editor : Putut Ariyo
Data Center Batam Tech Week Singapore bp batam Li Claudia Chandra investasi batam