batampos - Aktivitas bongkar barang angkutan laut internasional di Batam meningkat signifikan pada Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Batam mencatat volumenya mencapai 381.788 ton, naik 31,73 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan tersebut juga terlihat secara bulanan. Dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 316.168 ton, volume bongkar barang internasional pada Agustus meningkat 20,75 persen.
Namun, tren berbeda terjadi pada aktivitas muat barang internasional. Pada Agustus 2026, volumenya tercatat 269.153 ton, turun 26,83 persen dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 367.851 ton.
Kepala BPS Batam Devi Indriastuti mengatakan, meski mengalami penurunan secara tahunan, aktivitas muat barang internasional justru meningkat 31,20 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Pergerakan berbeda juga terlihat pada angkutan laut domestik. Volume bongkar barang pada Agustus 2026 mencapai 1.115.374 ton, naik 1,60 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat 1.097.757 ton.
Secara tahunan, volume bongkar barang domestik meningkat 6,31 persen dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 1.049.201 ton.
“Di sektor angkutan laut domestik, volume bongkar barang juga menunjukkan tren peningkatan. Pada Agustus 2026, jumlahnya mencapai 1.115.374 ton, naik 1,60 persen dibandingkan Juli 2026 yang tercatat 1.097.757 ton,” ujar Devi.
Baca Juga: Dua Penerbangan Super Air Jet Rute Jambi-Batam Batal
Sebaliknya, aktivitas muat barang domestik mengalami penurunan secara bulanan. BPS mencatat volumenya sebesar 301.894 ton pada Agustus 2026, turun 14,19 persen dibandingkan Juli 2026.
Meski demikian, secara tahunan aktivitas muat barang domestik masih tumbuh 15,03 persen dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 262.451 ton.
“Meski demikian, secara tahunan aktivitas muat barang domestik masih tumbuh 15,03 persen dibandingkan Agustus 2025 yang mencapai 262.451 ton,” tambah Devi.
Data tersebut menunjukkan peningkatan volume bongkar barang pada angkutan laut domestik maupun internasional. Sementara itu, aktivitas muat barang memperlihatkan tren berbeda, yakni turun secara bulanan pada angkutan domestik dan secara tahunan pada angkutan internasional.
Perkembangan statistik angkutan laut ini menjadi salah satu indikator untuk mencermati dinamika arus barang di Batam. Meski demikian, perubahan volume bongkar dan muat belum cukup untuk menyimpulkan penyebab pergeseran aktivitas perdagangan maupun kondisi ekonomi secara keseluruhan. (*)
Editor : Yofi Yuhendri