batampos – Sekolah Prima Mentari menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Awal Bros Batuaji dan PT Pegaunihan Technology Indonesia di Mukakuning, Batam. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) di lingkungan Sekolah Prima Mentari, Buana Central Park, Batuaji, Sabtu (10/10).
Penandatanganan MoU berlangsung bersamaan dengan kegiatan October Family Day yang diikuti siswa dan orang tua murid. Kegiatan tersebut diisi dengan olahraga bersama sekaligus menjadi ajang mempererat hubungan antara sekolah, keluarga siswa, dan mitra kerja.
Kepala Sekolah TK Prima Mentari School, Leni, mengatakan kerja sama itu merupakan komitmen sekolah untuk membangun hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan sekolah.
“Dengan adanya penandatanganan MoU ini, kami akan mempunyai mitra kerja. Kami berharap ke depannya bisa bergandengan tangan untuk menjalankan berbagai kegiatan bersama,” kata Leni.
RS Awal Bros Siapkan Dukungan Layanan Kesehatan
Salah satu fokus kerja sama adalah penyediaan layanan kesehatan bagi siswa, orang tua murid, dan karyawan sekolah.
Kepala Divisi Pelayanan dan Marketing RS Awal Bros Batuaji, dr. Hafifie Mardiatha, menjelaskan kolaborasi tersebut melibatkan RS Awal Bros Batuaji, RS Awal Bros Baloi, dan RS Awal Bros Botania. Kerja sama ini diarahkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan keluarga besar Sekolah Prima Mentari.
Menurut Hafifie, menjaga kesehatan perlu dilakukan sejak dini, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan dan pemantauan tumbuh kembang anak.
“Tema kami tahun ini adalah Quality of Life, yakni meningkatkan kualitas hidup sejak dini. Menjaga tumbuh kembang anak, termasuk melalui pemeriksaan kesehatan, menjadi bagian dari upaya tersebut,” ujar Hafifie.
Selain mendukung layanan kesehatan, RS Awal Bros juga membuka peluang bagi Sekolah Prima Mentari untuk mengadakan kunjungan edukasi ke rumah sakit.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan dapat mengenal lingkungan rumah sakit serta memperoleh pengetahuan dasar mengenai kesehatan sejak usia dini.
Hafifie berharap kunjungan edukasi dapat membantu anak-anak lebih akrab dengan lingkungan rumah sakit sehingga tidak merasa takut ketika harus menjalani pemeriksaan atau mendapatkan pengobatan.
“Anak-anak bisa belajar tentang kesehatan sehingga tidak takut lagi ketika berobat ke rumah sakit,” katanya.
Kerja sama dengan rumah sakit dan perusahaan tersebut menjadi bagian dari upaya Sekolah Prima Mentari memperluas kemitraan di luar kegiatan belajar mengajar. Kolaborasi ini diharapkan membuka peluang berbagai kegiatan yang mendukung kesehatan, edukasi, dan kebutuhan keluarga besar sekolah. (*)
Editor : Putut Ariyo