Akses Sei Ladi Ditutup, Simpang Baloi Kian Padat

Eusebius Sara • Dipublikasikan Rabu, 21 Oktober 2026 | 18:45 WIB
Akses jalan menuju Seiladi yang ditutup dan memicu kemacetan di Baloi. F.Eusebius/Batam Pos
Akses jalan menuju Seiladi yang ditutup dan memicu kemacetan di Baloi. F.Eusebius/Batam Pos

 
batampos - Penutupan akses menuju Sei Ladi akibat pekerjaan perbaikan jalan membuat arus lalu lintas di Simpang Baloi, Batam, tersendat. Hingga Rabu (21/10), kendaraan yang hendak menuju Tiban dan Sekupang masih harus menghadapi kepadatan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.

Pantauan di lapangan, pengerjaan perbaikan jalan masih berlangsung di sekitar jalur Sei Ladi dan depan Hotel Vista. Penutupan akses membuat pengendara yang biasa melintasi jalur tersebut harus mencari rute alternatif untuk mencapai tujuan.

Kondisi ini berdampak pada kelancaran perjalanan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan Batam Center, Baloi, Tiban, hingga Sekupang.

Kendaraan dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Raja H. Fisabilillah, dan Jalan Yos Sudarso yang hendak menuju Tiban maupun Sekupang harus menyesuaikan perjalanan melalui jalur alternatif di kawasan Baloi. Pertemuan arus kendaraan di sejumlah titik membuat lalu lintas melambat, terutama ketika volume kendaraan meningkat pada pagi dan sore hari.

Kepadatan paling terasa saat masyarakat berangkat dan pulang kerja. Kendaraan mengantre untuk melintasi persimpangan, sementara pengendara yang mengejar waktu harus menghadapi perjalanan lebih lama. Jalur alternatif yang digunakan selama pekerjaan berlangsung pun ikut menanggung beban arus kendaraan.

Baca Juga: Akses Seiladi Ditutup, Pengendara Terjebak Macet di Baloi

Pengguna jalan berharap pekerjaan perbaikan tersebut segera rampung agar akses menuju Tiban dan Sekupang kembali normal. Mereka memahami perbaikan infrastruktur diperlukan, tetapi berharap pengerjaannya berjalan efektif sehingga tidak terlalu lama mengganggu aktivitas masyarakat.

“Harapannya cepat selesai. Kalau jam sibuk, macetnya padat dan kendaraan berjalan lambat. Kami yang setiap hari melewati jalur ini harus mengatur waktu lebih awal karena perjalanan menjadi lebih lama,” ujar Irwan, seorang warga pengguna jalan.

Sebelumnya, BP Batam menjadwalkan peningkatan Jalan Gajah Mada di jalur Sei Ladi serta perbaikan jalan di depan Hotel Vista pada 18 Oktober hingga 1 November 2026. Pekerjaan tersebut dilakukan untuk memperbaiki struktur jalan dan sistem drainase, termasuk penanganan bagian bawah permukaan jalan.

BP Batam menyebut pengerjaan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai sesuai jadwal.

Selama pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta mempertimbangkan jalur alternatif sebelum bepergian.

Warga berharap pengerjaan selesai sesuai target agar kepadatan di Simpang Baloi tidak terus berulang dan mobilitas masyarakat menuju Tiban serta Sekupang kembali lancar. (*)

Editor : Yofi Yuhendri
Jalan Gajah Mada Hotel Vista Kemacetan Batam sei ladi Simpang Baloi