Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Pj Walikota Tanjungpinang Mengaji Kembali Investasi Indomaret dan Alfamart di Tanjungpinang

batampos • Senin, 30 Oktober 2023 | 08:21 WIB
Photo
Photo

 


batampos – Pemko Tanjungpinang masih akan mengkaji masukknya toko retail Indomaret dan Alfamart ke Ibukota Provinsi Kepri. Penjabat (Pj) Wali Kota Tanjungpinang, Hasan mengatakan pihaknya akan mengkaji terlebih dahulu manfaat hadirnya retail modren itu jika masuk ke Tanjungpinang.


Photo
Photo
Foto : Peri Irawan/Batam Pos
Penjabat Wali Kota Tanjungpinang, Hasan saat mendatangi salah satu swalayan di Tanjungpinang, Selasa (24/10/2023)

“Kami kaji dan telah dulu positif dan negatifnya. Apakah itu menggunakan tenaga kerja lokal atau tidak,” kata Hasan, Minggu (29/10).


Jika dapat menyerap tenaga kerja lokal, kata Hasan tentu peluang itu dapat dipertimbangkan. Jika satu indomaret dapat memperkerjakan tiga orang pekerja lokal dan jumlahnya banyak maka itu jadi pertimbangan.


“Kalau ada 100 indomaret itu bisa mempekerjakan 300 orang kan lumayan,” sebut Hasan.


Selain itu, akan dikaji juga apakah produk UMKM Tanjungpinang bisa masuk ke toko itu atau tidak juga menjadi pertimbangan.


Menurutnya tidak ada regulasi yang menghalangi investasi masuk ke suatu daerah. Justru sebaliknya harus mendatangkan investasi.


“Kita nggak boleh menghalangi investasi. Bahaya kita, pemerintah sudah mempersilahkan investasi,” ujar Hasan.


Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tanjungpinang Adi Firmansyah mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima usulan Indomaret dan Alfamart masuk ke Tanjungpinang.


“Sampai saat ini kita belum ada menerima, sepanjang saya disini kebetulan saya dari November 2022,” ujarnya,


Adi menyampaikan, untuk masuk ke Tanjungpinang, DPMPTSP tidak mengeluarkan izin, karena perusahaan tersebut sudah memiliki izin dari pemerintah pusat.


Hanya saja Indomaret atau Alfamart jika ingin membuka di daerah harus mendapatkan persetujuan dari kepala daerah.


“Aturan Indomaret atau Alfamart harus ada persetujuan kepala daerah dan itu tergantung kebijakan kepala daerah,” tambahnya.  (*)

Editor : batampos
#tanjungpinang