Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kepri Ranking 3 Nasional Nilai TKA SD

R
Penulis: Rengga Yuliandra❯
Siswa kelas 3 SDN 010 Batam mengikuti kegiatan dongeng interaktif dalam program Gemarikan yang digelar Pemko Batam, Rabu (6/5). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat konsumsi ikan sejak dini melalui edukasi kreatif dan makan bersama menu berbahan ikan. F. Amandine Nadja/ANTARA
Siswa kelas 3 SDN 010 Batam mengikuti kegiatan dongeng interaktif dalam program Gemarikan yang digelar Pemko Batam, Rabu (6/5). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat konsumsi ikan sejak dini melalui edukasi kreatif dan makan bersama menu berbahan ikan. F. Amandine Nadja/ANTARA

Advertisement

batampos - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil menempati posisi ketiga nasional dalam nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang sekolah dasar. Capaian ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, meski dinilai belum sepenuhnya mencerminkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Kepri.

Pengamat pendidikan Kota Batam, Fendi Hidayat, menyebut capaian tersebut sebagai kabar baik bagi dunia pendidikan di Kepri. Ia menilai Batam sebagai pusat pendidikan dan ekonomi memiliki kontribusi besar terhadap hasil tersebut.

“Capaian Kepulauan Riau yang berada di posisi ketiga nasional dalam nilai TKA SD tentu menjadi kabar baik, dan Batam sebagai pusat pendidikan serta ekonomi di Kepri memiliki kontribusi besar terhadap capaian tersebut,” ujarnya, Jumat (29/5).

Advertisement

Namun demikian, Fendi menegaskan bahwa hasil TKA tidak bisa serta-merta dijadikan ukuran bahwa kualitas pendidikan di Kepri sudah merata. Menurutnya, TKA hanya mengukur sebagian aspek kemampuan akademik siswa.

“Hasil ini belum bisa langsung disimpulkan sebagai gambaran bahwa kualitas pendidikan sudah merata. TKA hanya mengukur sebagian kemampuan akademik siswa,” jelasnya.

Advertisement

Ia menambahkan, kualitas pendidikan juga ditentukan oleh pemerataan mutu sekolah, kualitas guru, kemampuan berpikir kritis, karakter siswa, serta akses pendidikan yang setara.

Fendi yang juga Ketua Dewan Pendidikan Batam menyoroti masih rendahnya capaian Matematika dibandingkan Bahasa Indonesia. Hal ini, menurutnya, menunjukkan bahwa penguatan numerasi di tingkat sekolah dasar masih perlu ditingkatkan.

Ia menjelaskan, pembelajaran matematika di banyak sekolah masih cenderung berorientasi pada hafalan rumus dan penyelesaian soal rutin. Akibatnya, siswa kurang terlatih dalam berpikir logis, analitis, dan pemecahan masalah.

“Banyak siswa mampu menjawab soal rutin, tetapi belum kuat dalam pemahaman konsep numerasi,” ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

 Kabut Asap, Sekolah di Anambas Kembali Terapkan Daring

Kabut Asap, Sekolah di Anambas Kembali Terapkan Daring

Pemkab Anambas memperpanjang BDR untuk PAUD, SD, dan SMP pada 21-22 September 2026 akibat kualitas udara masih tidak sehat.

Nabiel, Siswa SMAN 3 Karimun yang Jadi Juara AHM Best Student 2026 Kepri

Nabiel, Siswa SMAN 3 Karimun yang Jadi Juara AHM Best Student 2026 Kepri

Siswa SMAN 3 Karimun Nabiel Raia Zupharie meraih juara AHM Best Student 2026 Kepri dan akan mewakili daerah di tingkat nasional.

Disdik Kepri Siapkan Lebih Banyak Kelas Khusus

Disdik Kepri Siapkan Lebih Banyak Kelas Khusus

Disdik Kepri mendorong pengembangan kelas khusus akademik dan olahraga di SMA untuk mengoptimalkan bakat siswa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer