batampos– Sekitar 1.700 orang lebih peserta pawai taaruf meriahkan rangkaian acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) ke-XVIII Tingkat Kota Tanjungpinang.
Peserta pawai dilepas oleh Sekda Kota Tanjungpinang bersama kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dari Jalan Bintan Center menuju arena utama kegiatan di Terminal Sungai Carang.
Sekda Kota Tanjungpinang, Zulhidayat, mengatakan pawai itu rangkaian dari MTQH ke-XVIII Tingkat Kota Tanjungpinang yang diikuti para kafillah dari empat kecamatan. Menurutnya animo peserta pawai sangat antusias mengikuti rangkaian acara pagi itu.
“Kita mohon doa agar seluruh rangkaian MTQH ini berjalan lancar dari pembukaan nanti malam hingga selesai,”kata Zulhidayat, Jumat (1/3).
Sekda berharap dari kegiatan MTQH itu dapat melahirkan qori dan qoriah terbaik untuk Tanjungpinang dan bisa mengikuti
MTQH ke tingkat yang lebih tinggi nantinya.
“Melalui acara ini tentu juga mempererat silaturahmi kita apalagi sudah akan masuk bulan suci ramadan,” ujarnya.
Saat berjalan, kata Sekda para peserta pawai juga melantunkan solawat busyro. Ada juga peserta pawai lainnya yang memainkan alat musik drum band untuk memberikan semangat kegiatan.
“Kita juga dikawal oleh pihak kepolisian yang ikut mengatur lalu lintas kendaraan yang melintas di jalan yang digunakan pada pesertaa pawai agar tidak terjadi kemacetan,” terangnya.
Zulhidayat memperkirakan total peserta yang mengikuti pawai taaruf pagi itu sekitar 1.700 orang. Bahkan antusias masyarakat juga ramai menyaksikan para peserta berjalan dari garis awal hingga arena utama kegiatan.
“Kita sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada masyarakat tentunya karena sudah ikut mendukung dan meramaikan acara kita,”tambahnya.
Sementara itu, Kabag Kesra Sekdako Tanjungpinang, Yenni, menambahkan jumlah peserta pawai itu sekitar 1.700 orang.
“Peserta pawai ta’aruf Kecamatan Tanjungpinang Kota 200 orang, Barat 200 orang, Bukit Bestari 300 orang dan. dan Timur 1.000 orang,” tambahnya.
Salah satu orang tua peserta pawai, Edi, mengatakan sengaja datang ke lokasi pawai untuk mendokumentasikan anaknya yang ikut dalam barisan peserta alat musik drum band.
“Sengaja datang karena anak saya juga ikut pawai, dia di barisan drum band,” ucap Edi singkat. (*)
Reporter: Peri Irawan