batampos– Mendekati ramadan 1445 Hijriah, harga sejumlah komiditas pangan di Pasar Bintan Center, Tanjungpinang terus merangkak naik.
Pantauan Batam Pos, Senin (11/3) kenaikan tidak hanya pada cabai, harga ayam potong juga ikut melambung tinggi menyentuh Rp 45 ribu per Kilogram (Kg).
Sementara, harga cabai merah sekarang masih di kisaran Rp 86-90 ribu per Kg, cabai nano mulai turun di harga Rp 70 ribu, cabai rawit hijau masih tinggi di harga Rp 54 ribu.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Bintan Center, Likan, mengatakan harga ayam potong sudah mengalami kenaikan beberpa hari belakang, sekarang rata-rata pedagang menjual Rp 44-45 ribu per Kg.
“Naiknya sejak Sabtu (9/3), sekarang Rp 45 ribu,” kata Likan, Senin (11/3).
Ia menyebut tidak mengetahui pasti penyebab kenaikan itu, yang jelas harga yang didapatnya dari pemasok sudah mengalami kenaikan sehingga pihaknya juga harus menyesuaikan harga. “Kami menyesuaikan harga saja, harga dari sananya sudah naik,” tururnya.
Salah seorang pembeli, Nisa, mengeluhkan sejumlah kebutuhan pokok menjelang ramadan terus naik, mulai dari cabai, ayam potong, daging segar juga mahal.
“Ayam potong mahal sekali sampai Rp 45 ribu sekilo, biasanya cuma Rp 40-41 ribu. Pusing semua pada naik sekarang,” keluhnya.
Sementra itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany, menyebut saat ini memang terjadi kenaikan sejumlah komoditas pangan.
Seperti ayam potong beberapa hari sebelumnya masih Rp 41 ribu per Kg, tapi sekarang sudah mencapai Rp 45 ribu per Kg.
“Info dari pedagang bahwa ayam potong itu produksinya tidak maksimal, sehingga stoknya terbatas,” ujar Riany.
Kemudian harga cabai merah yang menyentuh harga Rp 90 ribu per Kg disebabkan tingginya harga yang didapatkan pedagang dari produsen. Kemudian biaya transportasi yang menggunakan pesawat membuat pedagang sulit menekan harga.
“Pedagang juga menjaga kualitas cabai, kalau pakai kapal sampai di sini sudah tidak bagus lagi,”ujarnya. (*)
Reporter: Peri Irawan