Batam Kepulauan Riau Nasional Internasional Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Lifestyle Olahraga

Tempat Karya Seni Michelangelo, Ini Lima Fakta Menarik tentang Kapel Sistina Tempat Suci Pemilihan Paus Diadakan Secara Tertutup

Chahaya Simanjuntak • Rabu, 7 Mei 2025 | 22:04 WIB

PEMANDANGAN kapel Sistina, tempat diadakannya konklaf secara tertutup mulai Rabu (7/5/2025) sampai Paus baru terpilih.
PEMANDANGAN kapel Sistina, tempat diadakannya konklaf secara tertutup mulai Rabu (7/5/2025) sampai Paus baru terpilih.

Batampos – Di jantung Kota Vatikan, Kapel Sistina atau Sistine Chapel merupakan situs religius yang sakral dan terkenal di seluruh dunia, baik karena perannya dalam Gereja Katolik dan Kepausan, maupun karena karya seninya yang luar biasa.

Kapel ini dihiasi berbagai lukisan menakjubkan karya Michelangelo yang diselesaikan antara 1508 hingga 1541.

Setiap lukisan di sini menggambarkan berbagai adegan dari Alkitab dan dianggap sebagai salah satu karya seni paling mengagumkan dalam sejarah umat manusia.

Baca Juga: Operator SPBU jadi Tersangka Penyelewengan Pertalite, Sudah 5 Bulan Jalankan Aksi, Segini Kerugian Negara

Dengan keindahan dan nilai sejarah sebesar itu, tentu sayang sekali jika melewatkan Kapel Sistina saat berkunjung ke Roma.

Namun, sebelum berkunjung, tak ada salahnya mengetahui terlebih dahulu lima fakta menarik mengenai kapel ini, yakni:

1. Tempat Pemilihan Paus Sejak Abad ke-15

Kapel Sistina mulai digunakan sebagai tempat konklaf sejak 1492, ketika Paus Alexander VI terpilih.

Sejak saat itu, setiap pemilihan Paus dilakukan secara tertutup di ruangan ini, dengan seluruh kardinal dikurung dalam sistem conclave (berasal dari bahasa Latin cum clave, artinya “dengan kunci”).

2. Dihiasi Lukisan Michelangelo yang Ikonik

Langit-langit Kapel Sistina dilukis oleh seniman legendaris Michelangelo antara 1508–1541. Karya terkenalnya, “Penciptaan Adam,” menggambarkan tangan Tuhan dan tangan Adam yang hampir bersentuhan, menjadi salah satu ikon seni dunia.

Selain itu, dinding altar dilukis dengan mahakarya “Pengadilan Terakhir”.

3. Ruangan yang Penuh Simbol dan Doa

Kapel Sistina bukan hanya indah secara visual, tetapi juga sarat makna spiritual. Setiap lukisan dan arsitektur menggambarkan perjalanan umat manusia, dari penciptaan hingga penghakiman akhir sesuai Bibel atau Alkitab.

Ruangan ini dianggap sebagai tempat di mana surga dan bumi bersatu dalam doa dan pengambilan keputusan penting.

Baca Juga: Lima Peran Umat Katolik Seluruh Dunia Saat Masa Sede Vacante, Takhta Suci Kosong Bukan Masa Hampa Tapi Masa Pengharapan

4. Area Khusus Tanpa Akses Publik Saat Konklaf

Ketika konklaf berlangsung, Kapel Sistina ditutup untuk umum. Semua kardinal peserta konklaf tidak diizinkan membawa ponsel atau perangkat komunikasi.

Proses pemungutan suara berlangsung dengan sangat rahasia, dan seluruh area diawasi ketat demi menjaga kekhusyukan.

5. Asap Putih dan Hitam dari Cerobong Kapel

Kapel Sistina adalah tempat satu-satunya di dunia yang menyalakan cerobong asap untuk menandai hasil pemilihan Paus.

Asap hitam (fumata nera) berarti belum ada Paus terpilih, sementara asap putih (fumata bianca) menandakan Gereja Katolik telah memiliki Paus baru.

Kapel Sistina lebih dari sekadar museum seni religius. Tempat ini adalah jantung dari spiritualitas Katolik, lokasi sakral tempat para kardinal memohon bimbingan Roh Kudus untuk memilih pemimpin baru Gereja Katolik. (*)

Editor : Chahaya Simanjuntak
#vatikan #Kapel Sistina di Vatikan #kapel sistina #katolik